0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Nonton SIPA Tak Perlu Tiket

Ketua Panitia IMF 2014, Irawati Kusumorasri (Dok.Timlo.net/ Achmad Khalik.)

Solo — Ketua Panitia Solo International Performing Arts (SIPA) 2013, Irawati Kusumorasri menyayangkan kejadian penjualan tiket nonton pertunjukan SIPA 2013 yang diadakan di Benteng Vastenburg, Solo.

Melalui jumpa pers yang diadakan, Sabtu (21/9) malam, perempuan yang akrab disapa Bunda Ira tersebut menyampaikan, bahwa sistem tiketing yang diadakan oleh pihak panitia hanya untuk mengetahui animo masyarakat Kota Solo dalam menyaksikan pertunjukan tersebut.

“Hal itu diluar perkiraan kami. Kami hanya ingin mengetahui animo masyarakat untuk menyaksikan gelaran ini. Tidak ada maksud apapun,” terangnya kepada wartawan.

Sebelumnya diberitakan, bahwa sempat ada kejadian bahwa tiket nonton SIPA 2013 di Benten Vastenburg Solo diperjual belikan oleh sejumlah oknum calo. Masyarakat yang memiliki keinginan besar untuk menyaksikan gelaran yang menginjak kali kelima tersebut, terpaksa harus membayar sekitar Rp 10.000 hingga Rp 20.000.

Terkait tiket yang dikeluarkan oleh pihak panitia SIPA 2013, dijelaskan Bunda Ira, pihaknya telah menyebar sebanyak 10.000 tiket. Namun, animo masyarakat tampaknya melebihi dari tiket yang disediakan oleh panitia.

“Sebelum hari H penyelenggaraan, kami telah mengeluarkan sebanyak 7000 tiket. Sedangkan saat digelarnya acara tersebut kami menyediakan 1000 tiket yang dapat diambil secara free di tempat penyelenggaraan,” papar Bunda Ira.

Menanggapi hal itu, Lanjut Bunda Ira, pihaknya akan menghapus sistem tiketing yang diberlakukan mulai pertunjukan kedua SIPA. Terhitung sejak, Sabtu (21/9) dan Minggu (22/9) nanti.

“Kami sepakat akan menghapus sistem tiketing ini. Karena SIPA merupakan milik masyarakat dan kami menyajikan pertunjukan ini untuk masyarakat,” tendasnya.

Untuk kedepannya, tambah Bunda Ira, pihaknya akan mengganti sistem tiketing dengan sistem lainnya, untuk menghindari oknum calo yang memanfaatkan momen tersebut.

“Kedepan kita tidak akan memberlakukan sistem ini lagi. Kemungkinan akan diganti, entah itu menggunakan stempel tangan sistem yang lain untuk menjaga kenyaman penonton dalam menyaksikan even tersebut,” pungkasnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge