0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Karnaval Pentas Meriah Suzuki

Pemain Otomotif Jepang Pamerkan Produk Andalan

SUZUKI GSXR 600-Model berpose bersama Suzuki GSXR 600. Motor sport ini dipamerkan di ajang Karnaval Pentas Meriah Pecinta Suzuki di kompleks Stadion Manahan, Sabtu-Minggu (21-22/9) (Dok. Timlo.net/Andi Penowo)

Solo – Pemain otomotif yang cukup sukses berlaga di industri otomotif nasional, Suzuki akhir pekan ini kembali memamerkan sejumlah produk andalannya pada masyarakat. Selain menampilkan varian kendaraan anyar, brand asal Jepang itu juga memboyong beberapa motor besar yang dibanderol ratusan juta rupiah.

Dalam pameran bertajuk ‘Karnaval Pentas Meriah Suzuki’ tersebut, dikatakan Sales Head Central Java and Yogyakarta Suzuki Indomobil, Victor Assani, pihak dealer menampilkan tiga produk yang cukup laris di pasaran, yakni Suzuki Satria, Suzuki Nex dan Suzuki Shooter.

Sedangkan untuk motor besar, dalam pameran yang digelar selama dua hari, Sabtu (21/9) dan Minggu (22/9) itu Suzuki menghadirkan varian Hayabusa, Gladius, GSXR 600 dan GSR 750. Termasuk memajang ‘kuda besi’ besutannya yang dipakai dalam ajang balap Moto GP.

Mengusung konsep pesta rakyat, selain memamerkan produk andalan, Suzuki juga menggelar beragam kompetisi seperti perlombaan futsal, hip hop, battle dance, aerobik hingga marching band. “Kami juga ada city touring untuk klub-klub Suzuki serta lomba irit untuk varian Nex dan Shooter,” ungkap Victor Assani.

Event Karnaval Pentas Meriah Suzuki sendiri sengaja digelar, selain guna meningkatkan brand image kendaraan juga untuk mendongkrak penjualan. Mengingat September merupakan masa low season bagi penjualan produk otomotif.

Dalam pameran yang dihelat di  kompleks Stadion Manahan itu,  Victor Assani menargetkan angka penjualan Suzuki mampu tembus di kisaran 200 unit. Ia pun optimistis mampu merealisasikan capaian sebesar itu, mengingat pihak dealer menawarkan program-program penjualan menarik selama pameran.

Event Karnaval Pentas Meriah Penyinta Suzuki sendiri selain dihelat di Kota Bengawan juga digelar di tiga kota lain di Indonesia, yakni Yogyakarta, Mamuju dan Kendari. Dipilihnya empat kota ini sebagai tempat penyelenggaraan pameran, lantaran dinilai memiliki potensi pasar yang cukup besar, di atas rata-rata daerah lain.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge