0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Seleksi Hakim Agung, Politisi Demokrat Siapkan Rp 1,4 Miliar untuk KY

Pelantikan Hakim Agung (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Komisi Yudisial (KY) mengungkap buruknya proses seleksi calon hakim agung yang dilakukan Komisi III DPR. Komisioner di KY mengaku sering mendapatkan intervensi dari anggota fraksi yang ada di komisi tersebut dengan iming-iming uang miliaran asal calon yang mereka mau bisa lolos.

Temuan memalukan itu diungkap oleh Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi Komisi Yudisial, Eman Suparman. Eman menceritakan dirinya pernah dihubungi seorang politikus Demokrat di Komisi III dengan uang yang dijanjikan Rp 200 juta jika meloloskan seorang hakim agung yang dipesan.

“X, teman di DPR bilang, ada dana Rp 1,4 miliar, kamu bagi 7 saja asal diloloskan hakim X,” ungkap Eman mencontohkan lobi politikus Demokrat tersebut pada. Cerita itu disampaikan Eman di sebuah diskusi bertema ‘Transaksionalisasi DPR’, di Cikini, Jakarta, Sabtu (20/9).

Eman mengatakan peristiwa itu terjadi saat pihaknya mengadakan rapat pleno terkait seleksi calon hakim agung di tahun 2012.

Dia menambahkan, bukan hanya politikus Demokrat saja, dari partai yang lain juga melakukan hal yang sama. Ada tiga partai yang coba calon hakim tersebut kepadanya.

“Ada Komisi III menitipkan hakim X. Tidak kurang ada tiga orang yang menelepon saya, beda fraksi,” ungkap tanpa menyebut nama tiga partai selain Demokrat.

Sayangnya Eman enggan membeberkan siapa calon hakim X yang dimaksud. Yang jelas, lanjut Eman, dia menolak karena KY memiliki SOP yang sangat ketat dan susah untuk meloloskan hakim.

“Saya menolak meloloskan karena rekam jejaknya kurang baik, meskipun secara akademis pintar. Laporan masyarakat terkait hakim ini juga banyak, walaupun dia pernah memimpin Pengadilan Tinggi yang cukup besar,” pungkas Eman. [lia]

Sumber: merdeka.com



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge