0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pringgading Jadi Percontohan Kampung Deret Solo

Walikota Solo Hadi Rudyatmo (dok.timlo.net/dhefi nugroho)

Solo —  Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo menjadikan Kampung Pringgading, Kelurahan Stabelan, Banjarsari sebagai percontohan kampung deret yang ada di Kota Solo. Hal itu ia ungkapkan setelah meresmikan perumahan renteng (deret) di kawasan itu.

Rudy, sapaan Walikota Solo, menyerahkan sertifikat hak milik (SHM) kepada 36 Kepala Keluarga (KK) di Rt 3/Rw 7 Pringgading, yang menempati perumahan deret. Dengan penyerahan sertifikat itu, status tanah yang mereka tempati secara resmi menjadi hak milik pribadi.

“Dengan pembangunan kampung deret ini harapannya masyarakat bisa mendapatkan hunian yang lebih layak,” ungkapnya, Jumat (20/9).

Diketahui sebelumnya, lahan yang mereka tempati merupakan tanah milik Pura Mangkunegaran. Karena warga telah menempati lahan itu selama puluhan tahun, Pemkot memfasilitasi mengkomunikasikan dengan pemilik aset agar lahan tersebut bisa diakuisisi warga.

Dengan difasilitasi Pemkot, warga akhirnya bisa mendapatkan sertifikat HM dari BPN. Tak hanya itu, Pemkot juga memfasilitasi agar warga bisa mendapatkan kredit bunga ringan dari bank untuk membangun perumahan di atas lahan yang mereka tempati.

Akhirnya, pihak bank menyanggupinya dengan agunan berupa sertifikat tanah tersebut. Kucuran dana dari bank digunakan untuk membangun rumah deret dengan luas masing-masing petak sebesar 12 meter persegi dengan ukuran 3×4 meter. Tiap bangunan sendiri terdiri dari 2 lantai.

“Tiap bulan warga membayar angsuran sebesar Rp 420 ribu selama 8 tahun,” ungkap Ketua Rt 3/7 Pringgading, Setabelan, Banjarsari, Bambang Sunarto.

 



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge