0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Puncak Peringatan HAN, Ribuan Anak Menari Kolosal

(ILsutrasi) Aksi massal menari jaranan yang dilakukan anak-anak (Dok.Timlo.net/ Rori)

Klaten — Sekitar 2.000 anak PAUD, Jumat (20/9) melakukan pertunjukan tari tradisional kolosal di halaman Pemkab Klaten. Tari kolosal yang digelar sebagai puncak peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2013 itu dilakukan sebanyak 4 tahap. Setiap tahap dilakukan sekitar 500 anak perwakilan dari setiap Kawedanan di Klaten.

Sedangkan jenis tari yang diperagakan adalah Tari Simpe, Tari Jaranan, Tari Ayam Trondol dan senam anak Indonesia.

“Tari kolosal ini merupakan puncak peringatan HAN yang disuguhkan anak-anak pra sekolah secara bergantian untuk melestarikan budaya tradisional tari,” ungkap salah satu panitia Ery Pratama Putra kepada Timlo.net.

Ery menambahkan meskipun masih belia, anak-anak juga membutuhkan ruang untuk beraktualisasi diri. Saat ini, ruang bermain bagi anak-anak sudah mulai berkurang sehingga waktu untuk berkumpul dengan anak-anak sebaya juga semakin berkurang. Permainan anak tradisional juga sudah mulai jarang ditemui.

Salah satu siswa PAUD, Raditya Arsari (5) mengaku cukup senang bisa ikut menari bersama-sama.

“Senang bisa menari bersama teman dari sekolah lain,” ungkap Raditya polos.

Dalam pagelaran tari tradisional kolosal itu juga disaksipan Bupati Klaten, Sunarno bersama sejumlah pejabat Pemkab Klaten.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge