0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Harga Daging Ayam Mulai Gila-gilaan

Daging ayam potong. (Dok.Timlo.net/ Sahid B Susanto)

Sukoharjo — Imbas kenaikan harga kedelai tidak hanya mempengaruhi harga tahu dan tempe. Harga daging ayam juga terkena dampak melambungnya harga kedelai. Pasalnya, bungkil kedelai juga digunakan sebagai campuran pakan ternak.

Di sejumlah pasar tradisional di Sukoharjo, harga daging ayam potong melonjak bersama dengan kenaikan harga kedelai.

Juwarno, salah satu Pedagang daging ayam di Kartasura mengaku harga daging naik kisaran Rp 35 ribu dari harga semula Rp 25 ribu. Imbas dari kenaikan harga tersebut sangat dirasakan para pedagang dalam 2 minggu terakhir. Akibatnya omzet penjualan daging ayam pun turun drastis.

“Sekarang sudah tembus Rp 35 ribu. Katanya sih juga imbas dari naiknya kedelai. Karena bungkil kedelai juga digunakan untuk campuran pakan ayam,” ujarnya.

Jika biasanya pihaknya dapat menjual 60 kilogram perhari, saat ini setelah harga naik hanya mampu menjual 30 kilogram perhari..

Selain di Pasar Kartasura, kenaikan harga daging ayam juga terjadi di Pasar Darurat Sukoharjo kota. Di Pasar Sukoharjo harga daging naik menjadi Rp 32 ribu. Menurut salah satu Pedagang Marsono, kenaikan harga daging ayam kali ini lebih tinggi dari harga pada saat Lebaran.

“Sekarang paling cuma bisa menjual 10 ekor. Harganya lebih tinggi dari pada saat lebaran kemaren” tuturnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge