0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Pembunuhan Janda Nasgor, Tersangka Tuna Rungu, Penyidik Kesulitan

Tersangka pembunuh pedagang nasi goreng tengah menjalani pemeriksaan di kantor polisi (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Penyidik Polsek Sawit mengalami kesulitan memeriksa tersangka pembunuh janda pedagang nasi goreng yang ternyata pacar gelapnya. Pasalnya, tersangka yang menderita tuna rungu ini menyulitkan petugas saat mengajukan pernyataan. Selain itu, tersangka juga buta huruf.

Hal tersebut diakui Kanit Reskrim Polsek Sawit, Aiptu Subolo, sejak tersangka, Sumardi alias Parkir (62) tertangkap,Kamis sore (19/9) atau enam jam setelah korban, Sri Martini (52) warga Jipangan Banyudono, pihaknya mengalami kendala dalam berkomunikasi dengan tersangka. Beberapa kali pertanyaan dijawab tidak nyambung oleh tersangka.

“Pendengaranya terganggu, sering slenco kalau menjawab, akhirnya kita belikan alat pendengar untuk mempermudah penyidikan,” tandas Subolo ditemui di Polsek Sawit, Jumat (20/9).

Tersangka Sumardi sendiri mengaku menderita tuli sejak 16 tahun lalu akibat kecelakaan di Delanggu Klaten. Sementara yang unik dari tersangka, ternyata pernah dipenjara atas kasus pencurian di Rutan Boyolali. Hal ini dibuktikan dengan sebuah tato di lengan kirinya yang bergambar daun waru didalamnya terdapat tulisan “ Mardi 363 (pasal pencurian dalam KUHP)”.

“Tiga bulan saya dipenjara karena mencuri,” ungkap bapak tiga anak yang mengaku tidak bisa membaca dan menulis ini.

Terkait dengan aksi nekatnya membunuh Sri Martini, Sumardi mengaku sangat menyesal. Tersangka sebetulnya sangat sayang dengan korban, yang telah menjalin hubungan sejak setahun ini. Namun, kelakuan korban yang sering ganti-ganti pasangan, apalagi sejak dirinya tertimpa kecelakaan tiga bulan lalu, kelakuan korban dianggap semakin menjadi-jadi.

“Hati saya panas, saya tidak terima dia seperti itu,” ungkapnya lugu.

Sumardi dibekuk polisi karena terbukti melakukan pembunuhan terhadap korban, Sri Martini, yang tidak lain pacar gelapnya dengan cara mencekik.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge