0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Soal Film Soekarno

Didi Sukarno Datangi MVP Bawa Uang Receh Rp 200 Juta

Film SOEKARNO telah menyelesaikan proses syuting (dok.kapanlagi.com)

Timlo.net — Kedatangan putra dari Rachmawati Soekarnoputri, Didi Mahardhika ke kantor Multivision Plus (MVP) di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (20/9) dengan membawa uang sebanyak Rp 200 juta disambut oleh humas MVP, Aris Muda.

Didi yang didampingi kuasa hukumnya, Ramdhan Alamsyah dan beberapa orang memasuki gedung Multivision Tower sambil membawa satu karung yang berisi uang pecahan Rp 10.000-an sebanyak 200 juta rupiah.

Didi Mahardhika datang kekantor MVP di ikuti dengan puluhan massa yang mendukung aksi pengembalian uang tersebut. Tak kurang 40 orang yang mengenakan kaos warna putih bergambar Soekarno. Mereka juga membawa poster yang bertuliskan ‘Raam Punjabi & Hanung Bramantyo Antek-Antek Kapitalis’, ‘Jangan Lecehkan Bapak Bangsa’, dan ‘Anak Bangsa Cinta Bung Karno’ sembari berorasi.

Mereka juga melakukan orasi yang menyebutkan kalau Hanung tidak tahu apa-apa tentang sosok Bung Karno. “Kalau tidak tahu sejarah Bung Karno, jangan sok tahu,” ujar salah satu demonstran di depan Kantor Multivision di Kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (20/9).

Mereka juga menyanyikan lagu yang mengungkapkan soal sosok Bung Karno yang merupakan milik masyarakat. Sampai saat ini, pihak MVP masih menerima pihak Didi Mahardhika untuk membicarakan langkah-langkah untuk menyelesaiankan polemik yang sedang mereka alami.

Kasus ini bukan kali pertama menimpa Hanung soal pembuatan film berlatar belakang sejarah. Hal serupa juga dialaminya saat merilis film ‘Sang Pentjerah’ beberapa tahun silam.

sumber : merdeka.com



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge