0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pembunuh Janda Penjual Nasgor Ternyata Pacarnya

Tersangka pembunuh pedagang nasi goreng tengah menjalani pemeriksaan di kantor polisi (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Jajaran Polsek Sawit dan Reskrim Polres Boyolali berhasil menangkap pelaku pembunuhan seorang janda penjual nasi goreng yang ditemukan tewas di warungnya Dukuh Kiyaran Desa Gombang Sawit. Pelaku pembunuhan ternyata pacar korban. Korban sendiri dihabisi pelaku dengan cara dicekik. Pelaku ditangkap enam jam setelah penemuan mayat korban.

Tersangka yakni Sumardi alias Pakir (62), warga Dukuh Bantulan, Desa Jembungan, Banyudono. Tersangka tak lain adalah pacar gelap korban. Tersangka nekat membunuh korban dilatar belakangi rasa cemburu. Menurut keterangan tersangka, malam sebelum kejadian, tersangka mengintai warung korban. Dimana saat itu, ada dua pembeli laki-laki didalamnya. Beberapa saat kemudian, korban menutup warung. Tersangka yang mengintai dibawah pohon pisang melihat seorang lelaki masuk kedalam warung korban.

“Waktu lihat ada yang masuk, saya sempat lempar batu ke warung, kemudian saya lihat lelaki itu melarikan diri dengan menjebol jendela, saya masuk dan cekcok dengan korban, hati saya panas, saya cekik dia,” cerita tersangka dihadapan Kapolres Boyolali AKBP Budi Haryanto, Jumat (20/9).

Hanya saja, diakui sebelum mencekik, tersangka berupaya membunuh korban dengan cara hendak digantung. Namun karena tidak kuat,korban kemudian terjatuh. Melihat korban terjatuh, tersangka kemudian menindih dan mencekiknya.

Kepada penyidik, tersangka yang sudah satu tahun pacaran dengan korban, mengaku sangat menyesal telah menghilangkan nyawa korban, yang dianggap istri keduanya.

Kapolres Boyolali AKBP Budi Haryanto mengungkapkan, kasus ini akhirnya terungkap lantaran polisi menemukan sejumlah kejanggalan. Kejanggalan-kejanggalan tersebut di antaranya posisi korban saat ditemukan tidak menggantung, melainkan sudah tertelungkup. Selain itu luka di leher korban bukan luka akibat jeratan kain, namun ada luka bekas cekikan tangan dan ada bekas kuku jari. Tak hanya itu, simpul pada kain jarik juga tidak terlihat bekas digunakan untuk menggantung.

“Motifnya cemburu, korban merupakan pacar gelap tersangka,” ungkap Kapolres.

Diberitakan sebelumnya, masyarakat Dukuh Kiyaran, mendadak gempar menyusul penemuan mayat Sri Martini di dalam warungnya, Kamis (19/9) pagi. Korban yang sehari-hari berjualan nasi goreng tersebut, semula dianggap bunuh diri



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge