0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pilkada Karanganyar

Korban Penganiayaan Jatiyoso Disambut Bak Pahlawan

()

Karanganyar — Pardiyanto, Wakil Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDIP Jatiyoso, Karanganyar, yang babak belur dihajar pendukung salah satu pasangan calon Pilkada Karanganyar diperbolehkan pulang dari rumah sakit. Kader pasangan Paryono-Dyah Shintawati (Pasti) yang sempat tebaring di rumah sakit beberapa hari dan mendapat 41 jahitan luka ini disambut layaknya seorang pahlawan di Kantor DPC PDIP Karanganyar, Jumat (20/9).

Puluhan kader PDIP membentangkan sejumlah poster dukungan moril terhadap Pardiyanto. Bahkan Ketua DPC PDIP Karanganyar yang juga calon bupati (Cabup), Paryono ikut menyambut kepulangan Pardiyanto. Kendati masih terlihat kesakitan akibat jahitan luka yang belum kering Pardiyanto tetap semangat mendapat sambutan yang begitu meriah.

Cabup Paryono sempat memeluk dan memberikan semangat kepada Pardiyanto untuk terus berjuang membesarkan PDIP. “Ini adalah harga diri partai. Salah satu kader kami telah dilukai oleh pendukung pasangan lain. Kami mendesak aparat kepolisian untuk menuntaskan kasus ini,” ujar Paryono.

Menurut Paryono, proses hukum atas kasus ini diserahkan sepenuhnya kepada aparat kepolisian. Ia menjamin kader PDIP tidak akan melakukan aksi balas dendam meski salah satu kader terbaiknya mendapat aksi penganiayaan yang begitu keji. “Kami menjamin seluruh kader PDIP tidak akan balas dendam. Kami taat hukum dan percaya polisi bisa menuntaskan kasus ini,” jelasnya.

Paryono meminta seluruh pendukung pasangan Pasti untuk tidak terpancing dan tetap menjaga Karanganyar kondusif. Kader Pasti harus mengedepankan cara-cara santun dalam merangkul masyarakat. “Ini bukti bahwa kader Pasti lebih memilih cara-cara santun dan anti kekerasan. Tidak ada istilah balas dendam karena semua dalam kendali koordinasi,” tambahnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge