0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Sumpah Abimanyu, Pementasan Wayang yang Gue Banget

Pentas Wayang Orang 'Sumpah Abimanyu'. (Dok.Timlo.net/ Heru Murdhani.)

Solo — Kelompok Swargaloka mementaskan wayang berbahasa Indonesia Sumpah Abimanyu di Pendapa Taman Budaya Jawa Tengah, Kamis (19/9) malam. Lakon ini digarap dengan sentuhan modern yang diharapkan dapat dinikmati penonton dari berbagai usia.

Pentas wayang orang yang diramu dengan olah gerak, tata panggung, dan tata suara yang apik, ini melibatkan sejumlah seniman kondhang di Kota Bengawan, Dedek Wahyudi, Ali Marsudi, Gigok Anurogo, dan ST Wiyono. Kemunculan Artis Keroncong Sundari Soekotjo yang melantunkan dialog dalam bentuk tembang, juga memberi warna tersendiri dalam sajian ini.

“Orang selalu berfikir bahwa wayang itu pasti kuno, semalam suntuk, dan hanya bisa dinikmati oleh orang jawa. Nah, kami berusaha menjawab tantangan ini, dengan bahasa, dengan kemasan bentuk wayang, kostum, iringan. Ya intinya kita bikin inovasi dan menjadikan pementasan wayang yang Gue Banget,” tutur Irwan Riyadi sang Sutradara dan penulis naskah.

“Kita menggali kembali lakon-lakon yang ada, untuk kemudian dihadirkan dengan bentuk garap yang baru, jadi akan terasa segar, dan bisa dinikmati semua usia,” pungkasnya.

 



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge