0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

28 Ribu Ton Kedelai Impor Siap Mengalir ke Jateng

Pedagang kedelai. (Dok.Timlo.net/ Aris Arianto.)

Solo – Sebanyak 28 ribu ton kedelai impor dipastikan bakal mengalir ke Jawa Tengah (Jateng) untuk tiga bulan. Alokasi sebanyak itu nantinya didistribusikan ke 36 Koperasi Tahu Tempe Indonesia (Kopti) di lingkup provinsi.

Hal itu diungkapkan Kepala Perum Badan Urusan Logistik Divisi Regional (Bulog Divre) Jawa Tengah, Witono kepada wartawan, di sela-sela acara Dialog Pendapat Umum tentang Pertanian di Graha Soloraya, Kamis (19/9).

Dengan jatah 28 ribu ton dari kuota impor kedelai nasional yang tembus 100 ribu ton, praktis penyaluran komoditas tersebut di Jateng mencapai 9000 ton lebih tiap bulan. Nantinya, masing-masing Kopti tidak akan mendapat pasokan yang sama, melainkan bergantung kebutuhan.

“Jatah ke 36 Kopti tidak sama, bergantung kebutuhan masing-masing,” kata Witono. Sementara untuk harga jual, mengacu pada Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 49 Tahun 2013, komoditas kedelai dipasarkan sebesar Rp 8490 perkilogram.

Bulog sendiri baru menerima izin impor kedelai pada Agustus 2013 kemarin. Adapun dari 100 ribu ton kedelai yang didatangkan, pihak institusi menyalurkannya pada sebelas provinsi di Indonesia.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge