0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ngamuk saat Mabuk, Mahasiswa Makassar Tewas Ditembak

Ilustrasi (Dok.Timlo.net/ red)

Timlo.net — Aksa alias Awal (23), mahasiswa Fakultas Sosial Politik Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar tewas tertembak peluru tajam di bagian dadanya oleh seorang anggota Resmob Polrestabes Makassar, Brigadir SY. Peristiwa terjadi Kamis (19/9) di Jalan Pelita VII, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar..

Berdasarkan keterangan Kepala Bidang Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Endi Sutendi, korban dalam kondisi mabuk berusaha membangunkan pemilik warung di Jalan Sungai Saddang Kamis dini hari tadi. Dia hendak makan tetapi warung masih tertutup. Sebelum mampir ke warung makanan di Jalan Sungai Saddang, korban bersama rekannya diduga habis pesta miras.

Korban kemudian pulang dan kembali dengan membawa senjata rakitan jenis Papporo (senjata penabur berisi gotri). “Dengan papporo korban menembak ke arah warung milik Akib Halim. Pemiliknya merasa terancam lalu melaporkan ke pos polisi yang sedang berjaga tak jauh dari kios,” jelas Endi.

Brigadir SY kemudian mendatangi kios tersebut hendak menenangkan Awal, akan tetapi korban malah mengeluarkan papporo dan badik. Dengan senjata itu Awal melawan SY. “Korban menembaki polisi, kemudian sempat terjadi kejar mengejar,” imbuh Endi.

SY kemudian melepaskan tembakan peringatan, hingga akhirnya mereka duel. Badik korban sempat menyabet jari SY hingga putus, yang memaksa SY menembak dada dan paha mahasiswa asal Luwu ini. Korban dan SY kemudian dilarikan ke rumah sakit. Namun nyawa Awal tidak tertolong dan mengembuskan nafas terakhir sekitar pukul 10.00 Wita.

Kabid Humas menambahkan, kasus ini sedang diselidiki motifnya. Termasuk adanya dugaan korban hendak melakukan pencurian di warung itu. Pasalnya, korban datang membawa senjata rakitan dan badik. Atas kejadian ini, keluarga korban juga sudah mengetahui duduk persoalannya dan ikhlas menerima kepergian korban.

sumber : merdeka.com



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge