0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ashley Incar Masyarakat Mapan

TAWARKAN PRODUK FURNITUR-Staf karyawan Ashley Hartono Mall tengah menawarkan produk furnitur kepada konsumen (Dok. Timlo.net/Andi Penowo)

Sukoharjo – Produsen furnitur terbesar di Amerika, Ashley akhirnya melabuhkan pengembangan bisnisnya ke kawasan Soloraya. Melalui jaringan retail Informa, pemain furnitur terkemuka ini mengincar masyarakat mapan sebagai konsumen dengan membuka gerai di Hartono Lifestyle Mall.

Selain menawarkan beragam produk living room, dalam operasionalnya Ashley juga menghadirkan aneka produk dining room, bedroom, mattress serta aksesori. Operational Director Informa PT Home Center Indonesia, Daniel Trisno Santoso, menyatakan meski menyasar segmen menengah ke atas, namun produk garapan Negeri Paman Sam tersebut dilepas dengan harga kompetitif.

Adapun guna menggaet pasar secara lebih luas, Ashley pun mencoba menggeber layanan membership. Selain menawarkan kemudahan berbelanja di setiap gerai yang dimiliki, layanan tersebut bisa dimanfaatkan pula di lebih dari 120 merchant di Indonesia.

Khusus di Kota Solo, layanan eksklusif itu baru bisa dimanfaatkan di 15 merchant yang bermitra dengan gerai Ashley. Daniel Trisno Santoso, menjelaskan layanan membership sengaja dihadirkan tidak lain untuk memberikan pelayanan lebih dan menjalin hubungan kekerabatan pada pelanggan.

“Ashley punya layanan membership untuk memberi value added ke pelanggan. Jadi member (anggota-red) setiap belanja dapat satu poin tiap kelipatan tertentu. Ini karena kami ingin mengedepankan service dan relationship,” terang dia kepada wartawan dalam pembukaan gerai Ashley Hartono Lifestyle Mall, Kamis (19/9).

Sementara Head of Merchandiser Informa PT Home Center Indonesia, Catherine Wahju dalam kesempatan yang sama mengutarakan, dalam pemasarannya produk furnitur Ashley tampil dalam tiga kategori, yakni model klasik, transisi dan modern.

“Ashley merupakan retailer terbesar di Amerika dan produk yang masuk ke sini sudah ada lab testing quality-nya. Sampai saat ini sudah ada lima factory (pabrik-red) di Amerika dan satu factory di Shanghai, Cina,” ungkap dia.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge