0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Butuh Uang Bayar Sekolah Anak, 2 Warga Gunung Kidul Bobol Toko

Duo pembobol toko digundhul polisi. (Dok.Timlo.net/ Rori)

Klaten — Berdalih butuh uang untuk melunasi biaya sekolah anak, Indras (37) warga Dusun/ Desa Ngunut, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunung Kidul, DI Yogyakarta bersama rekannya Surono (36) nekat membobol toko. Namun apes, keduanya justru tertangkap Polisi dan harus menjalani hukuman penjara.

Penangkapan kedua tersangka bermula dari laporan Joko (35) warga Condong Catur, Depok, Sleman, DI Yogyakarta. Korban melaporkan kios persewaan Play Statio dan seluluernya yang berada di Kampung Baru, Desa Tanjungsari, Kecamatan Manisrenggo, dibobol pencuri. Sejumlah barang berharga berupa 10 unit PS, lima unit HP Merk Asia Phone, tiga unit HP Cross, satu unit note book, 10 HP servisan, 3 unit HP Asia Phone hilang dengan total kerugian sekitar Rp 20 juta.

Dari laporan korban, akhirnya polisi menyelidiki lokasi dan meminta keterangan para saksi. Hasilnya mengarah pada tersangka Indras yang tengah berada di Gunung Kidul. Polisi langsung memburu tersangka dan menangkap. Dalam pengakuannya, tersangka tidak sendirian tetapi diajak tersangka Surono. Surono kemudian ikut diamankan.

Dihadapan petugas tersangka mengaku butuh uang untuk membayar beaya anak sekolah. “Anak saya yang masih duduk di bangku SMP butuh beaya. Saya bingung kemana mencari uang akhirnya timbul niat mencuri,” ungkap Indras kepada Timlo.net, Kamis (19/9).

Kapolres Klaten AKBP Nazirwan Adji Wibowo melalui Kasubag Humas Polres Klaten AKP Sugiyanto mengatakan saat ini petugas masih memburu seorang tersangka lagi. “Keduanya dijerat pasal 363 ayat 1 KUHP dengan ancaman pidana tujuh tahun penjara,” ujar AKP Sugiyanto.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge