0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Cuaca Ekstrim, Puluhan Ayam Kampung Wonogiri Mati

Ayam kampung yang mati mendadak (dok.timlo.net/nanin)

Wonogiri —  Diduga kuat lantaran cuaca yang ekstrim, puluhan ayam kampung di sejumlah wilayah Wonogiri ditemukan mati. Namun, kematian ayam kampung tersebut belum dilaporkan ke pihak dinas.

Cuaca super panas di siang hari, lantas berubah menjadi sangat dingin di malam hari membuat banyak ayam kampung tak dapat bertahan hidup. Kondisi seperti itu terjadi di Baturetno, Giriwoyo dan Batuwarno.

“Sudah ada beberapa yang mati, Mas. Sebelumnya ndelo, nglentruk, terus dua hari kemudian mati. Bangkainya sudah saya kubur,” kata Santi (35), seorang ibu rumah tangga di Baturetno, Kamis (19/9).

Di Desa Tawangharjo, Kecamatan Giriwoyo, Toni, mengatakan saat ini banyak ayam kampung yang mati. Dia tidak tahu pasti penyakit yang membuat ayam-ayam tersebut mati. Namun dia memperkirakan akibat cuaca ekstrem.

“Di sekitar saya banyak ayam mati, terutama ayam kampung,” kata Gimanto, anggota DPRD Wonogiri asal Batuwarno.

Di lain pihak, pihak Dinas Peternakan Perikanan Kelautan (Disnakperla) belum mendapat laporan soal ayam yang mati. Kabid Peternakan Gatot Siswoyo menduga kematian ayam secara massal itu karena penyakit Tetelo yang sering menyertai saat terjadi perubahan cuaca secara ekstrim.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge