0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Siswanto: Buku Kertas Mulai Dikikis E-Book

Ketua Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) Jawa Tengah, Siswanto (dok.timlo.net/tyo eka)

Solo —  Ketua Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) Jawa Tengah Siswanto mengakui, beberapa tahun terakhir ini keberadaan buku kertas mulai dikikis oleh munculnya buku elektronik (e-Book) dan sejenisnya melalui media internet.

“Munculnya e-book memang musti diakui oleh kalangan penerbit buku telah mengikis keberadaan buku dari kertas, meskin baru sekitar 15 persen,” jelas Siswanto saat bertemu Timlo.net, usai pembukaan Pesta Buku Solo 2013, di Balaikota Solo, Kamis (19/9).

Namun sejauh ini, menurut Siswanto, buku dari kertas yang terkikis baru sebatas buku bacaan hiburan, sedang buku pelajaran dan buku ilmiah masih aman. Buku ilmiah belum terpengaruh karena umumnya tebal-tebal.

“Buku ilmiah, referensi dan teks memang khusus dan unik. Orang justru ingin memiliki buku tersebut dari kertas,” jelasnya.

Berdasarkan hasil penelitian, lanjut Siswanto, menunjukkan bahwa sampai kapan pun memang buku kertas tidak mungkin tergantikan. Karena ada nilai plus tersendiri. Bisa dibawa kemana-mana dan fleksibel.

“Tetapi secara ekonomis kita rasakan bahwa kehadiran buku elektronik juga mengikis buku-buku kertas. Dan ini tidak hanya dirasakan oleh penerbit Indonesia saja tetapi juga penerbit dunia,” jelasnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge