0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

SPSI Wonogiri Tetap Tuntut UMK 100 % KHL

Sejumlah buruh menyampaikan tuntutan kepada Pemkab Wonogiri (dok.timlo.net/aris arianto)

Wonogiri — Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Wonogiri tetap menuntut besaran UMK (Upah Minimum Kabupaten) tahun depan (2014) sama seperti jumlah KHL (Kebutuhan Hidup Layak), yakni Rp 954.000 per bulan. Mereka berargumen harga-harga kebutuhan hidup sudah semakin melonjak.

“Harga kebutuhan pokok sudah lebih dulu melonjak naik. Apalagi pasca pengumuman kenaikan harga BBM (Bahan Bakar Minyak). Jadi kami tetap menuntut UMK tahun 2014 besarnya seratus persen KHL Rp 954 ribu, ” ujar Ketua SPSI Wonogiri Jayadi melalui sambungan telepon, Kamis (19/9).

Tuntutan tersebut, lanjut dia, sudah terlebih dahulu disampaikan dalam peringatan Hari Buruh Internasional tanggal 1 Mei lalu. Saat berorasi di depan sejumlah pejabat birokrat maupun legislatif Wonogiri, SPSI meminta dukungan dari pejabat atas keinginan mendapatkan upah yang layak sesuai KHL.

“Kemarin, di dinas (Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Wonogiri) memang ada rapat dewan pengupahan, tapi belum tercapai kesepakatan soal UMK 2014. Masing-masing masih bersikukuh dengan pendapatnya, termasuk kami,” tandas Jayadi.

Sebelumnya diwartakan, Dewan Pengupahan Wonogiri belum mencapai kata sepakat soal penentuan UMK. Dari Apindo mengusulkan UMK sebesar Rp 940.000, SPSI tetap meminta sesuai KHL (Kebutuhan Hidup Layak) Rp 954 ribu, sedang Disperindagkop UMKM  mengusulkan Rp 935 ribu.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge