0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Jelang Idul Adha, Sapi Rp 12 Jutaan Paling Laris

Pedagang sapi kurban (dok.timlo.net/nanang rahadian)

Karanganyar — Meski Hari Raya Idul Adha atau Idul Qurban tinggal 25 hari lagi, namun penjualan sapi masih sepi. Bahkan dibanding tahun lalu penjualan tahun ini lebih sepi.

Hal tersebut dikatakan Suparno, pedagang sapi asal Desa Gawanan, Kecamatan Colomadu, Karanganyar. Kendati demikian dia optimistis 10 hari menjelang Idul Adha sapi dagangannya bakal banyak diserbu pembeli.

“Sekarang ini sapi saya ada 25 ekor. Dari jumlah itu, sembilan di antaranya sudah laku. Namun pemilik sapi itu belum mengambil, karena sengaja dititipkan di tempat saya. Nanti sapi ini baru akan diambil pada Idul Adha,” ujarnya, Kamis (19/9).

Suparno mengatakan, sapi dagangannya dibeli dari pasar hewan di Kalioso dan Sumberlawang, Sragen. Selain harga relatif murah, karena belum banyak jatuh ke tangan bakul (pedagang), sapi dari Sumberlawang banyak berasal dari desa yang masih sehat. Dia menambahkan, dirinya hanya kulak sapi yang berharga sekitar Rp 12 juta hingga Rp 15 juta. Menurutnya, sapi dengan harga itu paling laris saat Idul Adha seperti ini.

“Pada Idul Adha seperti ini konsumen rata-rata mencari sapi yang berharga Rp12 jutaan. Karena dana yang mereka miliki dari hasil urunan beberapa orang rata-rata sekian itu. Jadi saya kulak dengan harga itu karena paling laris,” katanya.

Dia menilai sepinya pembeli menjelang Idul Adha akibat banyaknya penjual sapi secara musiman di berbagai tempat. Karena itu dia juga mengaku tak berani banyak menyetok sapi sebagai dagangan. Karena itu dia berharap semakin dekat dengan pelaksanaan Idul Adha akan banyak masyarakat yang membeli sapi untuk kurban.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge