0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ini Dia, 3 Pria Misterius Dibalik Penangkapan Vanny Rossyane

Vanny Rossyane (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Vanny Rossyane, wanita yang mengaku sebagai pacar gembong narkoba Freddy Budiman, ditangkap Dit IV Tindak Pidana Narkoba Mabes Polri. Vanny diciduk dari sebuah kamar di Hotel Mercure, Jakarta Pusat, pada Senin (16/9) malam kemarin.

Kaget didatangi polisi, Vanny yang malam itu hanya mengenakan hot pants dan tank top sempat melakukan perlawanan dengan menolak digiring ke kantor Dit Narkoba Polri. Meski Vanny melawan, polisi tak menyerah.

Setelah diskusi alot, model seksi majalah pria dewasa itu akhirnya pasrah ikut petugas. Dalam penggerebekan itu, polisi juga mengamankan narkoba jenis sabu dan alat pengisapnya.

Seharian penuh pada Selasa (17/9) Vanny menjalani pemeriksaan. Tapi belum sempurna, karena emosional wanita berambut panjang itu masih dipengaruhi narkoba.

Sesekali dia mau menjawab. Itu pun ketus sambil menegaskan dia dijebak atas penangkapan ini.

“Saya merasa dijebak,” teriak Vanny kala sudah ditetapkan sebagai tersangka dan akan ditahan di Rutan Bareskrim Polri.

Tak ada lagi pakaian seksi yang membalut tubuh indahnya. Sudah berganti baju tahanan berwarna biru dengan tangan diborgol.

Selama di ruang pemeriksaan, Vanny berulang kali meneriakkan tak terima ditangkap. Dia terus saja menuduh ada pihak lain yang telah men-seting penangkapannya. Siapa orang yang bersongkokol untuk menangkap, Vanny tak menyebutkan identitas.

Dalam keadaan marah itulah, Vanny menegaskan akan mengadukan penangkapan dengan modus penjebakan yang dia alami ke seorang pejabat negara yang dikenalnya.

“Saat ditangkap, dia sempat menggertak petugas, bilang kenal pejabat, lalu mengancam sambil menelepon orang itu,” ujar Direktur Direktorat Narkoba, Brigjen Arman Depari.

Meski tak tahu siapa pejabat yang dimaksud Vanny, Arman coba tetap santai. Menurutnya, itu cuma akal-akan Vanny.

“Kami belum tahu siapa orang dimaksud, tapi itu hanya pembelaan biar petugas takut. Nyatanya tetap kami bawa,” jelasnya.

Bukan kali itu aja ada sosok misterius yang diungkap Vanny setelah dirinya ditangkap. Kepada kuasa hukumnya, Windu Wijaya, Vanny juga menyebut nama pria yang di malam nahas itu mengundang dirinya ke hotel.

Vanny diajak seorang rekannya bernama Harun untuk bertemu di Hotel Mercure. Vanny pun datang menggunakan taksi dan langsung dijemput Harun di lobi hotel.

“Harun menjemput dan bayar taksi, Harun mengajak ke kamar kemudian sesampainya ngobrol sebentar kemudian Harun izin ke bawah, setelah itu tiba-tiba terjadi penggerebekan beberapa menit selanjutnya. Vanny tidak mengetahui barang bukti yang ditemukan,” kata Windu menirukan cerita Vanny padanya.

Tapi saat petugas datang ke kamar menggerebek Vanny, hingga kemudian membawanya ke kantor, Harun tak kunjung muncul.

Diakui kuasa hukumnya, Vanny masih dalam keadaan syok meski sudah bisa dikendalikan. Anehnya, rasa sedih itu masih bisa dituangkan Vanny lewat akun jejaring social Twitter miliknya @varodes. Artinya Vanny melanggar aturan, masih memegang ponsel meski sudah ditahan.

Di beberapa postingannya, Vanny lagi-lagi menyebut nama pria. Bukan Freddy Budiman, si mantan pacar, tapi Arifin yang sepertinya berada jauh di negeri orang.

“Masss arifin tolong y mas klo hub ade ke mabes bareskrim.. Ak minta alamat mass djepang .dsini ade ga bs makan ,polisi jahat2,ade sayang mas,” kicau Vanny.

Dua kali permintaan tolong dan maaf disampaikan Vanny pada Arifin. Tampaknya sosok Arifin cukup berarti buat Vanny.

“Masss arifin ade kangen mass, maafin ade yaaa ade sayang banget sm mas.makasih mas dah percaya sm ade..,” kicaunya lagi.

Polisi sendiri belum bisa mengungkap sosok tiga pria misterius ini. Mungkin, setelah Vanny diperiksa akan terkuak siapa pejabat yang melindungi Vanny, Harun yang ada bersama Vanny di malam kejadian, dan Arifin pria yang dirindukan Vanny. [cob]

Sumber: merdeka.com

 



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge