0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Walikota: Ini Kurang Sosialisasi

Minim, Lulusan Sekolah Solo Ikut Pelatihan Tehnisi Perawatan Pesawat

Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo (dok.timlo.net/ranu)

Solo — Pendidikan pelatihan Basic Aircraft Structure angkatan ke-2 di Solo Techno Park (STP) telah dimulai. Namun, peminat pelatihan teknisi perawatan pesawat terbang khusus bagi lulusan SMA/SMK di Kota Solo masih sangat minim.

Dari 23 calon teknisi yang diterima di angkatan ke-2 tahun ini, hanya 4 siswa saja yang berasal dari alumni SMA/SMK kota Solo. Selebihnya, mereka berasal dari wilayah-wilayah yang ada di sekitar Kota Solo.

Bahkan, Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo menyayangkan rendahnya partisipasi dari alumni sekolah di Solo yang masuk pada pelatihan teknisi hasil kerjasama antara STP dan PT GMF Aeroasia tersebut.“Mosok hanya 4 orang saja (yang dari Solo) tahun ini. Mohon sosialisasinya ditambah,” kata Rudy, sapaan Walikota saat mewisuda teknisi Basic Aircraft Structure angkatan pertama di STP, Rabu (18/9).

Diketahui, pada siswa pelatihan angkatan pertama, tercatat 9 dari 22 orang yang diwisuda tahun ini merupakan alumni sekolah menengah dari kota Solo. Setelah selesai menjalani pelatihan selama 9 bulan di STP dan PT GMF Aeroasia Jakarta, mereka langsung mendapatkan ikatan dinas sebagai teknisi perawatan pesawat selama 5 tahun.

Untuk menjaring lebih banyak lagi alumni SMA/SMK dari dalam kota, Rudy menghimbau kepada pengelola STP untuk melakukan sosialisasi secara gencar. “Bila perlu pada saat acara wisuda seperti ini, Ketua RW dan RT siswa yang bersangkutan, mohon untuk diundang. Paling tidak biar bisa mensosialisasikan pada warganya,” terangnya.

Di satu sisi, Direktur Eksekutif STP, L Sumadi menjelaskan, pihaknya membuka peluang seluas-luasnya kepada para alumni SMA/SMK untuk mendaftarkan diri menjadi tenaga perawatan pesawat terbang bersama STP dan GMF Aeroasia. Seleksi dilakukan secara ketat sesuai dengan persyaratan yang ada. Terkait minimnya jumlah pendaftar dari dalam kota Solo, hal tersebut merupakan hak masing-masing individu.

“Target kami di tahun ini meluluskan 48 orang. Sedangkan di tahun 2014 kami targetkan 24 lulusan,” kata Sumadi.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge