0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

BLSM Warga Karangkepoh Dipotong Rp 50 Ribu

Pembagian BLSM. (Dok.Timlo.net/ Rori)

Boyolali — Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) di Desa Karangkepoh Karanggede Boyolali, dipotong Rp 50 ribu per orang. Pemotongan tersebut untuk dibagikan kepada warga miskin lainnya yang tidak mendapatkan BLSM. Pembagian BLSM tersebut berlaku bagi warga tiga desa, yakni Karangkepoh sendiri serta warga Desa Bangkok dan Dologan.

“Ini sudah kesepakatan penerima BLSM, kita tidak keberatan, pembagian sebelumnya juga sudah dipotong, nanti dipotong Rp 50 ribu untuk warga miskin lainnya, kasihan mereka tidak dapat,” tutur Ngadenan (65), warga Dukuh Warak, Dologan, Rabu (18/9).

Potongan dana BLSM tersebut menurut Ngadenan, dikoordinir oleh RT masing-masing. Setelah uang terkumpul di RT, kemudian baru dibagikan ke warga miskin lainnya agar merata.

Warga lain, Dolego (65), warga Dukuh Klecung, Desa Dologan, menambahkan pemotongan ini sesuai kesepakatan warga supaya warga miskin lainnya yang tidak mendapatkan BLSM, juga dapat turut merasakan bantuan dari pemerintah.

“Ambilnya tetap Rp 300 ribu, tetapi nanti di rumah baru dipotong biar merata,” kata dia.

Menurut Dolego, potongan tersebut tidak masalah bagi dirinya. Justru dia ikut merasa senang lantaran tetangga-tetangganya yang terhitung miskin tetapi tidak termasuk yang mendapatkan bantuan, akhirnya ikut merasakan.

Pengakuan berbeda disampaikan warga Desa Bangkok yang enggan disebut namanya. Menurut dia, di desanya tidak ada potongan sehingga bantuan yang diterimanya tetap utuh Rp 300 ribu.

“Kalau di desa kami tetap utuh karena tidak ada potongan,” imbuh dia.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge