0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Anggaran Rp 2 Miliar Dipertanyakan

DPRD Solo: Tinjau Ulang Program Pelatihan Tehnisi Pesawat

Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPRD Solo, Supriyanto (Dok.Timo.net/Daryono)

Solo — Program pelatihan teknisi perawatan pesawat terbang kerjasama Pemkot Solo dengan Garuda Maintenance Facilities (GMF) Aero Asia yang mendapat alokasi anggaran Rp 2 miliar dari APBD dipertanyakan kalangan DPRD. Pasalnya, hingga kini, dewan belum menerima laporan perkembangan program tersebut.

Wakil Ketua DPRD Solo, Supriyanto mengatakan seharusnya ada laporan perihal optimalisasi penggunaan anggaran pembelian peralatan senilai Rp 2 miliar dalam program tersebut. Selain itu perlu juga dilaporkan hasil pelatihan serta keterserapan lulusan pelatihan itu.

“Hingga kini belum ada progres dari pelatihan jangkan panjang terhadap komitmen kerja sama. Untuk peralatan memang dari APBD pernah mengalokasikan senilai Rp2 miliar serta ada catatan di Banggar soal peserta harus diprioritaskan warga Solo,” katanya kepada wartawan, Rabu (19/9).

Untuk itu, legislator asal Partai Demokrat ini meminta adanya peninjuan ulang atas program tersebut. Jika tidak ada peninjauan ulang, dikhawatirkan program pelatihan tersebut tidak berjalan secara optimal.

Terpisah, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Agus Djoko Witiarso menjelaskan program kerjasama pelatihan teknis perawatan pesawat diikuti 98 siswa lulusan SMK atau SMA dengan jurusan IPA. Pelatihan dilakukan selama tiga tahun yang terbagi dalam beberapa angkatan dimana setiap angkatan terdiri dari 22 siswa.

“Untuk tahap I, sudah ada 22 siswa bidang basic aerocraft structure yang hari ini di wisuda. Selanjutnya, dipersiapkan untuk memberikan pelatihan kepada siswa di tahap II dengan jumlah yang sama,” jelasnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge