0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Nabrak Mobil Pak Guru, Pelajar SMK Wonogiri Tewas

Ilustrasi Kecelakaan (Dok.Timlo.net/ daryono)

Wonogiri —  Anung (17) pelajar SMK Pancasila 3 Baturetno, Wonogiri tewas setelah sepeda motor yang dikendarainya menabrak mobil Isuzu Panther, Rabu (18/9) dinihari. Saat tabrakan, korban tidak mengenakan piranti keselamatan helm dan motor dalam kondisi lampu mati alias light off.

Kecelakaan lalu-lintas tersebut terjadi di ruas Jalan Raya Wonogiri-Pacitan kilometer 45. Atau tepatnya di Dusun Batu Kidul RT 2/ RW 8 Desa Baturetno, Kecamatan Baturetno sekitar pukul 00.05 WIB. Kecelakaan melibatkan motor Suzuki Thunder AD 2018 QG yang dikendarai korban Anung dan mobil Isuzu Panther AD 9357 QA disopiri Susilo Handoyo (54), seorang guru warga Dusun Watuagung RT 3/ RW 2 Desa Watuagung, Kecamatan Baturetno.

“Kronologisnya, diawali saat mobil Isuzu Panther melaju dengan kecepatan sedang. Sesampainya di TKP, mobil berbelok ke kanan. Mendadak dari arah berlawanan, muncul sepeda motor yang dikendarai korban. Lantaran jarak terlalu dekat, tabrakan tak dapat dihindarkan,” papar Kanit Laka Polres Wonogiri Iptu Subroto melalui sambungan telepon.

Mewakili Kasatlantas AKP Sugiyatmo dan Kapolres AKBP Tanti Septiyani, Iptu Subroto menjelaskan, berdasarkan penuturan pengemudi mobil, posisi mobil waktu kejadian telah mencapai titik kanan pertigaan. Dalam artian bodi mobil telah dalam posisi aman.

“Menurut keterangan pengemudi mobil, korban tidak menyalakan lampu dan tanpa mengenakan helm. Tapi kejadian ini masih kami olah lagi,” jelas Iptu Subroto.

Korban mengalami luka serius di bagian kepala. Sempat dirawat di Puskesmas Rawat Inap Baturetno, sayang nyawanya tidak berhasil diselamatkan.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge