0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

KONI: Stop Atlet Wonogiri Lari ke Daerah Lain!

Ketua KONI Wonogiri, Edy Purwanto (dok.timlo.net/aris arianto)

Wonogiri — Kalangan SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Wonogiri diminta untuk ikut memperhatikan keberadaan sekaligus masa depan atlet berprestasi. Hal ini dimaksudkan untuk menyetop berpindahnya atlet ke luar daerah yang menjanjikan fasilitas lebih baik.

Demikian diungkapkan Ketua KONI Wonogiri Edy Purwanto menjawab pertanyaan wartawan terkait pembinaan atlet berprestasi di Wonogiri. Edy menyebut beberapa atlet potensial Kota Gaplek justru bergabung dan memperkuat daerah lain.

“Contohnya ada 6 atlet bola voli kita yang saat ini memperkuat tim voli asal Bantul Yogyakarta. Padahal mereka mempunyai potensi yang besar. Kemungkinan hal ini dikarenakan fasilitas yang diberikan daerah tersebut lebih besar daripada kita. Dan ini harus kita stop,” ungkap Edy, di Ruang Data Komplek Setda, Rabu (18/9).

Namun, kondisi keuangan yang minim, KONI Wonogiri merasa tidak bisa berjuang sendirian. Dirinya berharap ada perhatian terutama dari SKPD dan BUMD.

“Anggaran kita hanya Rp 450 juta, sangat minim. Jadi kalau bisa dari SKPD dan BUMD ada perhatian terhadap perkembangan olahraga berprestasi, sangat berterima kasih,” ujarnya.

Di sisi lain, PLt Sekda Suharno mengatakan, seluruh elemen harus bekerjasama untuk menjaga agar atlet Wonogiri tidak sampai diopeni daerah lain. Perlu pula dibangun komitmen untuk mengupayakan tambahan anggaran bidang olahraga,

“Sehingga atlet tidak pada lari ke daerah lain. Membangun komitmen untuk bidang olahraga juga melibatkan pihak Dinas Pendidikan (Disdik), dimana atlet dilatih sejak dini, supaya terbiasa berprestasi sejak kecil, ” tutur Suharno.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge