0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Polisi Selidiki Dugaan Pungli Peserta Uji Kompetisi Guru Sertifikasi

Sukoharjo — Kepolisian Resor Sukoharjo mulai melakukan penyelidikan terhadap kasus dugaan pungutan liar (pungli) terhadap para peserta program uji kompetensi guru sertifikasi tahun 2013 di Kecamatan Gatak Sukoharjo.

Plt Kasatreskrim Polres Sukoharjo AKP Parwanto mengatakan, saat ini pihaknya tengah melakukan klarifikasi terhadap sejumlah guru yang dilaporkan menjadi korban pungli untuk uji kompetensi sertifikasi guru.

“Saat ini kami tengah melakukan klarifikasi terhadap sejumlah korban pungli sebagaimana yang telah dilaporkan,” ujar AKP Parwanto.

Diketahui, dugaan pungli tersebut menimpa guru peserta uji kompetensi sertifikasi guru sebesar Rp 50 ribu per guru untuk biaya administrasi. Ironisnya pungutan itu dilakukan setiap kali peserta mengikuti ujian. Sementara untuk peserta yang losos dalam ujian akan kembali ditarik administrasi.

Sejauh ini, Polisis sudah memeriksa lebih dari lima saksi. Jika ditemukan indikasi adanya pungli, bukan tidak mungkin jika penyelidikan ditingkatkan menjadi penyidikan.

“Sementara baru saksi yang kita panggil untuk mengumpulkan bahan keterangan. Sementara pemeriksaan terlapor belum kita lakukan,” tuturnya.

Dari informasi berbagai sumber, dugaan pungli tersebut menguat ketika pada pra ujian kompetensi beberapa waktu lalu ada 123 guru di kumpulkan di UPTD Gatak. Mereka diwajibkan untuk menyeetor Rp 50 ribu dengan alasan biaya administrasi. Kemudian setelah pengumuman kelulusan, sebanyak 62 guru yang lolos ujian kembali dimintai uang dengan nominal yang sama.

Atas hal itu, salah satu peserta uji kompetensi guru bersama sejumlah guru melaporkan kasus tersebut kepada Polisi melalui LSM pada Agustus 2013. Untuk identitas pelapor masih disembunyikan demi kepentingan penyelidikan.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge