0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kurang Tahu Cara Budidaya Melon, Petani Gagal Panen

Petani Melon. (Dok.Timlo.net/ Sahid B Susanto.)

Sukoharjo — Petani melon di Desa Singopuran Kartasura, harus menerima kerugian akibat uji coba pertama menanam melon mengalami gagal panen. Kegagalan tersebut disebabkan karena kekurangtahuan tentang metode penanaman melon.

Salah satu petani melon Yono mengaku, petani kurang mengetahui mengenai metode penanaman melon yang baik. Mereka tidak mendapatkan bantuan teknis dari petugas penyuluh, dan hanya mempraktekan langsung melalui membaca.

“Gagal itu karena kami sebetulnya tidak tahu cara menanam melon yang baik itu bagaimana. Karena tidak ada yang membimbing. Semua hanya perkiraan dan baca buku,” ujar Yono.

Kegagalan itu diketahui dari hasil buah melon yang besarnya tidak sesuai dengan melon pada umumnya. Berat buah melon hasil panenannya hanya 1 kilogram. Padahal di pasaran, buah melon beratnya bisa mencapai 3 kilogram.

Yono menuturkan, modal awal budidaya melon, juragannya telah mengeluarkan uang sekitar Rp 60 juta. Uang itu di pergunakan untuk membeli bibit, plastik, bambu, pupuk dan upah petani.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge