0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

27 Warga Wonogiri Terserang Chikungunya

Fogging untuk mencegah DBD dan Chikungunya (dok.timlo.net/nanin)

Wonogiri — Sedikitnya 27 warga Wonogiri terserang Chikungunya. Hal itu merupakan kasus baru dan muncul dalam waktu satu pekan kemarin.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Wonogiri Widodo melalui Kabid Pencegahan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Suprio Heriyanto mengatakan, kasus baru Chikungunya ditemukan di Lingkungan Brumbung, Kelurahan Kaliancar, Kecamatan Selogiri.

“Tadi masih ada laporan Chikungunya. Kemunculan pertama sejak satu minggu ini. Tapi kondisi penderita sudah membaik. Jumlahnya total ada 27 warga di dua RT,” jelasnya, Selasa (17/9).

Pihaknya selanjutnya bakal merespon dengan metode tindakan pengasapan. Saat ini di Dinkes masih ada stok 14 titik pengasapan dari total 20 titik (Rp 43 juta).

Sepanjang tahun 2012 lalu ada sebanyak 120 kasus Chikungunya di Wonogiri. Sementara dari awal tahun hingga saat ini di 2013 sudah ada 340 kasus Chikungunya.

Menurut Supriyo, cuaca tidak menentu memiliki pengaruh terbesar mengapa nyamuk bisa banyak berkembang. Dimana nyamuk merupakan penyebar Chikungunya. “Naiknya jumlah kasus ini mau tidak mau juga dipengaruhi perubahan iklim sehingga perilaku cuaca pun sulit ditebak. Yang terpenting giatkan PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk),” tuturnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge