0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tak Bisa Berbahasa Indonesia, Mahasiswa Asing di UNS Dipulangkan

Rektor UNS, Prof Dr Ravik Karsidi MS (dok.timlo.net/tyo eka)

Solo — Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Prof Dr Ravik Karsidi menyatakan, pihaknya akan memulangkan mahasiswa asing yang kuliah di UNS yang tidak bisa berbahasa Indonesia.

“Bahasa Indonesia menjadi syarat mutlak bagi mahasiswa asing yang diterima di Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta,” ujar Prof Ravik kepada Timlo.net terkait diterimanya 39 mahasiswa asing di UNS pada Tahun Akademik 2013/2014, di Solo, Selasa (17/9).

Bahasa Indonesia, menurut Rektor UNS, menjadi bahasa pengantar proses perkuliahan reguler di UNS. Sehingga, mahasiswa asing yang harus menguasai Bahasa Indonesia. Kebijakan tersebut diterapkan UNS agar mahasiswa asing benar-benar memanfaatkan kesempatan dengan belajar sungguh-sungguh di UNS. Sebab, mereka datang ke UNS dengan program beasiswa studi yang telah diberikan oleh berbagai pihak.

“Dulu UNS pernah memulangkan mahasiswa asing karena tidak serius kuliah di UNS,” ujarnya.

Sementara itu, ke 39 mahasiswa asing yang belajar di UNS teserbut berasal antara lain dari negara Thailand, Italia, Papua Nugini, Jepang, Kanada, Palestina dan sebagainya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge