0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ini Dia, Si Arjuna Galau yang Rebut Simpati Kawula Muda

Maudy Koesnaedi dan sejumlah artis main wayang orang (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Pagelaran wayang orang Arjuna Galau sukses merebut simpati para anak muda yang tidak dipungkiri saat ini kurang tertarik menyaksikan acara pagelaran budaya.

Dari dua pagelaran, yakni Minggu (15/9) pukul 16.00 WIB dan 19.30 WIB, banyak para penonton yang memenuhi Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat dari kalangan kaum muda.

Pagelaran yang terselenggara atas kerja keras Wayang Orang Pusaka Indonesia (WOPI) pimpinan Jaya Suprana, didukung Djarum Apresiasi Budaya. Pagelaran sengaja menampilkan konsep wayang gaul agar menarik anak muda untuk mau menonton.

Salah satu daya tariknya adalah adanya gabungan musik tradisional dan modern, serta tarian tradisional Jawa yang digabungkan dengan break dance ala anak muda.

Dalam pagelaran sekitar 2,5 jam itu, sejumlah artis ikut tampil, seperti Maudy Koesnaedi (ibu Arjuna), Wulan Guritno (Drupadi), Aming (penantang Srikandi), Feny Rose dan Tina Toon (putri China). Menteri Pemuda dan Olahraga, Roy Suryo dan sejumlah sosialita turut meramaikan juga meramaikan pertunjukan tersebut.

Cerita berawal dari keinginan Srikandi belajar panah dari Arjuna. Benih cinta akhirnya tumbuh di hati mereka karena seringnya bertemu. Cinta Arjuna tidak bertepuk sebelah tangan, Srikandi diam-diam juga kagum kepada gurunya yang tampan itu. Rasa kagum itu lama- lama menjadi rasa cinta yang membara.

Namun cinta itu dipendam kuat-kuat. Prabu Drupada Raja Pancala ayah Srikandi yang kewalahan menghadapi banyaknya lelaki yang ingin melamar Srikandi memutuskan untuk mengadakan sayembara untuk memperebutkan putrinya.

Para pelamar yang terdiri para Raja, para Satriya lengkap dengan membawa armada serta keluarganya berbondong-bondong menuju kerajaan Pancala.

Arjuna pun merasa galau mendengar kabar ini, karena tahu bahwa tidak semua pelamar yang akan mengikuti sayembara itu betul-betul tulus mencintai Srikandi. Banyak dari mereka memiliki niat buruk, mengincar warisan Raja Pancala atau bahkan kekuasaan dan tahta keraja.

Hingga akhirnya, istri pertama Arjuna, Dewi Sembrodo mengizinkan suaminya untuk ikut sayembara demi keselamatan Prabu Drupada. Singkat cerita, Arjuna pun berhasil menang dalam sayembara tersebut dan hidup bahagia dengan Srikandi berkat bantuan juru panahnya, Larasati. (kpl/pur/dar)

Sumber: merdeka.com



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge