0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pembuat Senjata Penembak Polisi Ditangkap

Ilustrasi (Dok.Timlo.net/ red)

Timlo.net — Dua pembuat sekaligus penjual senjata api rakitan, CS dan AY, ditangkap petugas Subdit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Keduanya diketahui juga sebagai penyuplai senjata api yang digunakan penembak anggota polisi di Cireundeu dan Pondok Aren.

“Para tersangka merupakan pembuat dan penjual senpi rakitan ilegal yang diproduksi di Cipacing,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto, di Mapolda Metro Jaya, Senin (16/9).

Rikwanto menjelaskan, CS ditangkap di Desa Haur Pugur, Kecamatan Rancaekek, Bandung dan AY dibekuk di Kp Curug Bojong Koneng, Desa Cangkuang, Kecamatan Rancaekek, Bandung pada Minggu (15/9).

“Keduanya ditangkap berdasarkan pengungkapan kasus terkait penembakan anggota polisi di Cireundeu dan Pondok Aren,” terangnya.

Peran CS, lanjut Rikwanto, sebagai penerima pesanan dari pengorder. Kemudian pesanan tersebut diteruskan CS kepada pelaku AY. “Mereka beraksi sudah sejak puluhan tahun lalu,” tambahnya.

Kepada penyidik, CS mengakui bisa menyuplai 10 pucuk senjata api yakni 4 pistol kaliber 9 mm dan 3 revolver kaliber 9 mm pada kelompok jaringan teroris Wiliam Maksum alias Alan yang sudah tertangkap. Termasuk juga ke DPO penembakan polisi Pondok Aren, Nurul Haq. Di mana senjata itu diperoleh dari DPO ND, EC, AY dan LN.

“Dari tangan CS disita 2 HP dan 1 KTP atas nama CS. Lalu dari K alias AY disita 2 pucuk pistol rakitan kaliber 9mm, 2 pucuk pistol rakitan kaliber 9mm setengah jadi, 28 butir peluru aktif kaliber 9mm, satu set alat bor dan kikir,” papar Rikwanto.

Atas perbuatannya para tersangka dikenakan Pasal 1 dan 2 UU Darurat RI No 12 Tahun 1951 dan UU RI Tahun 1936 tentang senjata api dengan ancaman 10 tahun penjara.

sumber : merdeka.com



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge