0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Novia Kusumawati, Sukses di Usia Muda Berkat Sepatu Handmade

Novia Kusumawati (Istimewa)

Solo –Menjadi seorang pengusaha dengan omzet hingga puluhan juta, barangkali tak terlintas di benak Novia Kusumawati sebelumnya. Apalagi jika berkaca dari pendidikan formal yang ia lalui, sama sekali tak ada background atau latar belakang kewirausahaan.

Memang benar kata orang kebanyakan, tak ada yang tidak mungkin di dunia ini. Sejatinya hanya tekad dan kemauan keraslah yang menentukan perjalanan hidup seseorang.

Barangkali karena itulah sosok Novia Kusumawati kini bisa menjadi sumber inspirasi bagi kalangan muda untuk menggaet kesuksesan finansial. Betapa tidak, di usianya yang masih 20-an tahun, gadis kelahiran 5 November ini sudah menjadi jutawan berkat bisnis sepatu handmade yang ia geluti.

Ya, hobi mendatangkan rejeki. Mungkin kalimat itulah yang tepat untuk menggambarkan apa yang telah berhasil direngkuh Novia saat ini. Berawal dari kegemarannya menari, ia mengaku kerap kesulitan mencari sepatu untuk menyalurkan hobinya itu.

“Pertama kali, saya gara-gara nari. Dari macam-macam sepatu yang saya beli, kenapa nggak bikin sendiri sehingga bisa dimodifikasi,” ujarnya kepada Timlo.net, Sabtu (14/9).

Lantaran hal itulah, alumnus D3 Public Relation dan S1 Komunikasi Universitas Sebelas Maret ini lantas memodifikasi sepatu sesuai kebutuhannya. Selanjutnya, produk hasil kreasinya itupun dikenalkan pada teman-temannya sesama penari.

Tak butuh waktu lama, pesananpun banyak mengalir. Atas dasar itulah, Novia semakin mantap mengembangkan bisnisnya lebih serius lagi. Alhasil, kini gadis yang suka nge-dance hip hop ini bisa memroduksi 80 pasang sepatu perbulan dengan label Lolshoes.

Omzetnyapun terbilang fantastis, dengan banderol harga Rp 150 ribu hingga Rp 350 ribu untuk setiap pasang sepatu, praktis dirinya mampu mengantongi Rp 12 juta hingga Rp 28 juta perbulan. Nama Lolshoes pun kini tak hanya berkibar di Kota Solo dan sekitarnya, namun sudah melambung hingga Purwodadi, Tangerang, Jakarta dan Samarinda.

Novia sendiri tak mengira bisnis sepatu handmade-nya akan semengkilap ini. Mengingat saat membuka usahanya 2009 silam modal yang digunakan terbilang pas-pasan. “Ketika itu saya jual cincin buat modal,” katanya.

Kini, dalam operasional bisnisnya Lolshoes tak hanya menawarkan produk jadi, namun juga menerima pesanan sesuai keinginan pelanggan.  Konsumen bisa menentukan pilihan bahan maupun warna yang digunakan. Rata-rata pemesanan banyak mengalir untuk kebutuhan panggung seperti master of ceremony (MC), band dan dance.

“Saya pengennya ke depan kualitas barang lebih bagus dan pengen punya toko sendiri,” harap Novia. Adapun untuk saat ini, selain membuka gerai di kediamannya, kawasan Mertokusuman, Warung Miri, Solo, Novia juga melayani transaksi via online. Baik melalui web resmi Lolshoes maupun lewat media sosial.

Brand sepatu Lolshoes sendiri telah memiliki banyak varian. Khusus untuk produk sepatu wanita setidaknya ada tujuh varian yang ditawarkan, yakni gladiator, flat boots pendek, flat boots panjang, high heels, flat shoes, wedges dan sepatu motif batik. Sementara untuk pria, Lolshoes memiliki varian sepatu kerja dan sepatu DOC.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge