0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ditumbangkan Persebaya di Partai Final

Meski Kalah, Perseru Sama Sekali Tak Kecewa

Persebaya Vs Perseru. (Dok.Timlo.net/ Aryo Yusri Atmaja)

Solo — Perseru Serui harus mengakui keunggulan Persebaya Surabaya 0-2, dalam laga final Divisi Utama Liga Indonesia 2013 di stadion Manahan, Sabtu (14/9) malam. Dua gol Jean Pierre Boumsong mengubur impian Perserui menjuarai Divisi Utama untuk pertama kalinya.

Meski kalah, klub berjuluk The Black Orange ini sama sekali tak kecewa hanya duduk sebagai runner-up. Pelatih Perseru Serui Robby Maruanaya bahkan menilai laga melawan Persebaya adalah pertandingan antiklimaks dan tidak penting.

“Kami tahu mereka (Persebaya) yang akan keluar sebagai juara, dengan cara apapun. Bagi kami final sebenarnya saat mengalahkan Persik di semifinal kemarin. Pertandingan tadi (kontra Persebaya) adalah pertandingan yang tak penting,” kata Robby usai pertandingan melawan Persebaya Sabtu malam.

Robby memang mengakui, bahwa pertandingan tersebut dirusak oleh kepemimpinan wasit. Kendati demikian, dirinya bangga dengan kinerja anak asuhnya yang tampil spartan selama 90 menit. “Skuad kami anak muda semua, tapi bisa mengimbangi mereka (Persebaya) yang diisi pemain berkelas. Sekali lagi, target kami hanyalah masuk ISL. Kalau juara, semua sudah tau siapa yang akan menang,” pungkasnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge