0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Bupati Sragen Selamat Dari ‘Ancaman Teroris’

Simulasi: Anggota Grup II Kopassus Kandang Menjangan Kartasura sedang mengadakan simulasi penyelamatan sandera dari ancaman teroris di halaman Kantor Pemkab Sragen. (dok.timlo/net/agung)

Sragen — Bupati Sragen Agus Fatchur Rahman berhasil diselamatkan oleh anggota Komando Pasukan Khusus (Kopassus) dari ‘ancamanteroris’.

Agus akhirnya dievakuasi oleh anggota Kopassus dan diselamatkan dengan menggunakan Helikopter Bell 205. Sebelumnya juga terjadi aksi saling tembak antara Kopassus dan kelompok teroris yang akan menculik Bupati Sragen di Kantor Pemkab Sragen.

Kejadian itu berawal ketika Bupati Agus dan para Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah(SKPD) sedang mengadakan rapat koordinasi sekitar pukul 08.30 WIB. Saat rapat berlangsung datanglah sebuah mobil boks Mitsubishi dengan Nopol AD 1654 VS kehalaman Kantor Pemkab yang masuk melalui pintu depan.

Tak berapa lama turun sekelompok orang bersenjata laras panjang naik ke lantai II dan langsung menuju ruang rapat, dimana bupati dan SKPD mengadakan rapat. Mereka mendobrak pintu ruang rapat dan langsung mengacungkan senjata kepada Bupati Sragen. Tak pelak, semua yang ada di ruangan tersebut langsung tiarap ketakutan. Mereka kemudian membawa bupati ke  bawah untuk disandera.

Namun tak berapa lama terdengar bertubi-tubi suara tembakan. Rupanya angota Kopassus telah menanti di bawah dan terjadi saling tembak. Sementara di halaman Kantor Pemkab Sragen juga meledak sebuah bom yang telah disiapkan oleh teroris. Susana pun mencekam. Para PNS pun kebingungan dan bertanya-tanya apa yang sedangterjadi. Sebanyak 5 orang teroris berhasil ditembak mati, sedangkan beberapa orang lainnya berhasil ditangkap dalam peristiwa itu. Anggota Kopasus akhirnya berhasil menyelamatkan bupati dan membawa pergi dengan menggunakan helikoter.

Kisah ini hanya merupakan simulasi yang dilakukan anggota Grup II Kopassus Kandang Menjangan Kartasura untuk mengantisipasi gangguan terorisme. Latihan ini bertujuan untuk mengasah kemampuan prajurit Kopasus dalam menghadapi situasi yang mengancam pertahanan negara.

Komandan Grup II Kopassus Kandang Menjangan, Letkol (Inf) Maruli Simanjuntak, menjelaskan latihan tempur jarak dekat rutin digelar. Latihan untuk mengasah kemampuan tempur anggota Kopassus.

“Latihan semacam ini rutin kami lakukan setiap tahun. Untuk mengasah kemampuan tempur,”katanya.

Sementara itu Bupati Sragen Agus Fatchur Rahman menyatakan, kehadiran anggota Kopasus yang baru saja menunjukkan kemampuan mereka dalam menghadapi musuh bisa memberian rasa aman bagi pejabat dan masyarakat.

“Ini bisa memberi rasa aman kepada seluruh pejabat dan masyarakat. Apa yang kita saksikan hari ini menunjukkan bahwa ada komponen kekuatan TNI yang mampu memberikan rasa aman,” kata Agus.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge