0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Diberhentikan, Hardono Legowo

Hardono (tengah). (Dok.Timlo.net/ Daryono)

Solo — Mantan Ketua DPD II Partai Golkar Solo, Hardono mengaku legowo atas pemberhentian sementara dirinya sebagai ketua DPD II. Hal itu disampaikan Hardono menyusul keputusan DPD I Partai Golkar Jawa Tengah yang tidak menganulir pemberhentian sementara Hardono.

Kemarin, Sabtu (14/9), dalam rapat konsolidasi bersama fungsionaris Golkar Solo di The Sunan Hotel, Ketua DPD I Golkar Jateng, Wisnu Suhardono menyatakan tidak ada evaluasi atas SK pemberhentian sementara Hardono. Penolakan pemberhentian Hardono dinilai Wisnu sebagai bentuk dinamika kecil di partai berlambang pohon beringin ini.

“Prinsipnya, bagi saya jabatan itu kan amanah yang dititipkan Tuhan. Ya kalau sekarang diminta ya harus ikhlas. Saya pun menjadi Ketua Golkar karena ditawari bukan saya minta. Saya nglenggono (legowo — Red) saja,” katanya kepada Timlo.net, Minggu (15/9).

Terkait masih adanya dukungan kepada dirinya sebagai Ketua DPD II oleh sejumlah pengurus kelurahan, sosok pengusaha ini menyatakan dirinya tidak bisa membendung dukungan tersebut. Hal itu lantaran dukungan tersebut merupakan suara murni dari bawah dan tidak dibayar.

“Itu kan suara yang tidak dibeli. Prinsip saya tidak ambisius. Saya kan hanya mengabdi,” ujarnya.

Disinggung langkah kedepan, Hardono mengaku akan berkonsentarsi sebagai Ketua Badan Koordinasi Pemenangan Pemilu (BKPP) DPD II Golkar Solo yang masih dipercayakan kepada dirinya.

“Amanah itu akan saya jalankan untuk memenangkan Golkar sesuai keputusan Rapimda,” pungkas dia.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge