0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Terbukti, Musik Jazz Bukan Hanya untuk Kalangan Elit Saja

Penyanyi Jazz, Michelle Kuhnle. (Dok.Timlo.net/ Achmad Khalik)

Solo — Suasana di Ngarsopuro, tepatnya di depan Pasar Triwindu terasa sedikit berbeda. Ratusan orang berkumpul menyaksikan lantunan musik Jazz yang diusung sejumlah musisi Jazz dalam pre-Event Solo City Jazz (SCJ) 2013, Sabtu (14/9) malam.

Musik Jazz yang dipandang masyarakat sebagai musik kaum elit itu, dipadukan dengan musik-musik khas tradisi masyarakat Jawa, seperti Ilir-ilir dan Jaranan. Penyanyi Jazz, Michelle Kuhnle, menyemarakkan suasana dengan suara khasnya. Penyanyi asli Solo ini bahkan mampu membangkitkan atmosfir suasana dengan mengajak sejumlah penonton ikut menyanyi musik Jazz bersamanya. Dilanjutkan dengan Kelompok Musik Kemlaka yang mengaransemen musik tradisi seperti Jaranan dan Ilir-ilir  musik Jazz. Menyusul kemudian grup musik Jazz lainnya seperti, Smoothies, Jong Java dan IBF.

“Sengaja kita selenggarakan di seputaran kawasan pasar agar mengikis persepsi bahwa musik Jazz hanya dinikmati kalangan atas saja,” terang Penata Artistik SCJ 2013, Heru Prasetya, Sabtu (14/9) malam.

Pre-Event kedua yang diadakan tersebut, diharapkan mampu mengenalkan musik Jazz kepada masyarakat luas. Disamping itu, perhelatan SCJ 2013 yang akan diadakan tanggal 27-28 September di Kawasan Benteng Vastenburg dapat berlangsung meriah.

“Melalui even ini, kami ingin mengapresiasi musik Jazz terutama dari kalangan masyarakat menengah kebawah,” pungkasnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge