0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Pesta Narkoba, Pasangan Mesum Digrebek Polisi

Sragen —  Kepergok hendak menggelar pesta sabu-sabu di sebuah kamar hotel, pasangan tidak resmi asal Kecamatan Sambungmacan, yaitu Yulia Rahman alias Yuli (33) dan Mega Puspita Sari alias Mega (25) ditangkap anggota Satuan Reserse (Sat Res) Narkoba Polres Sragen.

Keduanya ditangkap petugas saat hendak menggelar pesta sabu-sabu di sebuah kamar hotel yang terletak di Jalan Ronggowarsito, Sragen Dok, Kecamatan Sragen.

Informasi yang dihimpun di Polres Sragen, Jumat (13/9), aksi penggrebegan dilakukan setelah petugas Sat Res Narkoba mendapat informasi dari masyarakat tentang aktivitas kedua tersangka yang bakal menggelar pesta dan sabu-sabu di lokasi kejadian. Berdasar informasi tersebut, petugas kemudian menindaklanjuti laporan dengan mengintai di lokasi kejadian.

Tidak lama setelah dilakukan pengintaian, polisi akhirnya langsung melakukan pengrebegan dengan menggedor pintu kamar No. 2 yang saat itu disewa oleh kedua tersangka.

Mengetahui kedatangan tamu tak diundang, kedua pelaku sempat berusaha menyembunyikan barang haram tersebut. Namun polisi tidak kalah cerdik dan langsung melakukan penggeledahan di dalam kamar.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, polisi akhirnya mendapati identitas tersangka dan diketahu bahwa kedua tersangka, yaitu Yuli merupakan warga Tunjungan, RT 1, Desa Bedoro, Kecamatan Sambungmacan. Sedangkan Mega, warga Sonorejo, RT 16, Bedoro, Sambungmacan.

Selain itu polisi menemukan satu alat penghisap (bong), satu buah korek gas warna kuning, satu buah gunting, satu buah pipet berisi 38 batang, satu bungkus rokok merk Sampoerna Mild dengan bagian tutup ditempeli isolasi warna hitam, dan satu buah tutup botol air mineral yang sudah dilubangi.

“Kedua pelaku sempat berusaha menghilangkan barang bukti dengan cara membuang sabu-sabu ke wastafel,” ujar Kasat Narkoba Polres Sragen AKP Joko Purnomo, mewakili Kapolres Sragen AKBP Dhani Hernando.

Guna menindaklanjuti temuan itu, polisi mengaku masih terus melakukan penyelidikan. Tersangka terancam dijerat dengan Undang-Undang No. 9 Tahun 2009 tentang Narkotika.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge