0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kak Seto : Efek Jera pada Anak Enggak Harus Sidang atau Penjara.

Kak Seto Mulyadi (Pemerhati Anak dan mantan Ketua Komnas Perlindungan Anak) (dok.timlo.net/Niza)

Timlo.net — Pemerhati anak, Seto Mulyadi atau Kak Seto mendukung rekomendasi Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) agar kasus Abdul Qodir Jaelani atau Dul tidak dilimpahkan ke pengadilan.

“Iya, memang seharusnya kasus ini bisa direstorasi. Karena begini, efek jera pada anak enggak harus dengan dia disidang atau dipenjara. Penjara bukan tempat yang baik untuk anak,” terang Kak Seto saat dihubungi lewat telepon, Jum’at (13/9).

Komisioner KPAI, M. Ihsan, usai menjalani pemeriksaan sebagai saksi ahli, Kamis (12/9) menyatakan, status Dul sebagai tersangka sebenarnya bisa tidak dilimpahkan ke pengadilan. Sebagai gantinya, Dul bisa ditempatkan di rehabilitasi anak.

“Konsepnya anak di bawah umur di mata hukum ketika dia dinaikkan statusnya jadi tersangka tidak perlu dilimpahkan ke pengadilan. Akan lebih baik ditempatkan di pusat rehabilitasi,” tegas Ihsan.

Kak Seto sendiri juga bertindak sebagai saksi ahli. Namun kesaksiannya diberikan di rumahnya, Jum’at (13/9). “Pihak penyidik yang mau datang ke rumah. Saya baru pulang dari Purbalingga,” ungkap Seto.

sumber : merdeka.com



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge