0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Putrinya Digauli Pacar 10 Kali, Orangtua Lapor Polisi

Tersangka pencabulan, Tujiyanto (28) warga Sambi, saat ini harus meringkuk di tahanan Polres Boyolali, (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Kasus pencabulan yang melibatkan korban di bawah umur kembali terjadi di wilayah hukum Boyolali. Ironisnya, korban yang masih duduk di MTs tersebut sudah sebanyak 10 kali dicabuli sang pacar. Orangtua korban yang tidak terima anaknya diperlakukan tidak senonoh, tersangka yang masih tetangganya dilaporkan ke pihak berwajib.

Tersangka Tujiyanto (28) warga Sambi, saat ini harus meringkuk di tahanan Polres Boyolali, terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara. Kepada petugas, tersangka mengaku perbuatan cabul dengan korban, DP (14), atas dasar suka sama suka. Tersangka mengakui perbuatan cabul tersebut pertama kali dilakukan di sebuah hotel di Pengging, Banyudono awal Januari lalu.

Tersangka dan korban sendiri pertama kali bertemu saat acara sinoman di desanya. Saat itu, keduanya saling tukar nomer handphone. Pada bulan Desember 2012, keduanya sepakat untuk menjalin hubungan pacaran. Meski sempat putus nyambung-putus nyambung, korban dan tersangka ternyata sering berhubungan laiknya suami istri.

Aksi bejat dilakukan tersangka pada awal Januari lalu. Korban digauli tersangka setelah diajak jalan-jalan ke Bandara Adi Sumarmo, Ngemplak. Di hotel di Pengging, tersangka kemudian merenggut kegadisan korban. Korban semula menolak, namun akhirnya mau setelah tersangka merayu dan berjanji akan bertanggungjawab menikahi korban jika terjadi sesuatu.

“Perbuatan itu terus diulang hingga 10 kali oleh tersangka,” ungkap Kasatreskrim, AKP Dwi Haryadi, Jumat (13/9).

Perbuatan bejat tersangka awalnya tidak diketahui oleh kedua orangtua korban. Pasalnya, setiap perbuatan tersebut dilakukan, orangtua korban tengah bekerja di pabrik lantaran masuk malam. Kejadian ini baru terungkap pada Senin kemarin, saat itu korban tanpa pamit pada orang tua, pergi ke Kendal bersama tersangka. Korban ketika itu mengaku sedang ada masalah dengan orangtua karena saat mengikuti perkemahan sekolah, korban kepergok gurunya sedang berduaan dengan tersangka.

“Tiga hari korban tidak pulang, orangtuanya curiga dan menjemput korban, setelah ditanyai,korban akhirnya mengakui telah dicabuli tersangka sebanyak 10 kali,” imbuh Kasat.

Atas kejadian itu, tersangka dijerat dengan UU 23/2002 tentang Perlindungan Anak. Tersangka diancam hukuman penjara maksimal 15 tahun dan denda paling banyak Rp 300 juta.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge