0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Cegah Kecelakaan, Wonogiri Bikin 10 Pita Kejut Lagi

Sebuah mobil melintas di atas pita kejut di jalur Wonogiri-Ngadirojo (dok.timlo.net/aris arianto)

Wonogiri —  Pemkab Wonogiri melalui Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkomimfo) bakal menambah sekitar 10 pita kejut atau pita penggaduh baru di beberapa ruas jalan. Dengan demikian akan ada sekitar 16 buah pita kejut di Wonogiri.

Biaya pembuatan pita kejut diambilakan dari APBD Perubahan 2013. Total dananya mencapai Rp 47.800.000. Sebelumnya sudah ada 6 pita kejut, yakni 3 buah di jalur Wonogiri-Ngadirojo, 1 buah di depan Mapolres, satu di Nambangan Selogiri, dan satu lagi di depan Kantor DPPKAD.

Kepala Bidang (Kabid) Lalu lintas Dishubkominfo Wonogiri, E Suwargiyanto, mewakili Kepala Dishubkominfo Wonogiri Ismiyanto, mengatakan rencana pembangunan pita kejut tersebut akan dilokasikan pada beberapa titik jalan di Wonogiri yang sering menjadi lokasi kecelakaan. Harapannya, selepas ada pita kejut, kecelakaan bisa diminimalkan.

“Sekarang kami sedang dalam tahapan meminta masukan dari masyarakat. Sudah ada masukan yang kami terima, tapi belum pasti itu disetujui,” ungkap Suwargiyanto, di ruang kerjanya, Jumat (13/9).

Berdasarkan masukan sementara, ada yang menginginkan tambahan pita kejut di jalur Wonogiri-Ngadirojo yang dikenal sebagai jalur tengkorak. Meski saat ini di jalur tersebut sudah ada 3 pita kejut, masukan yang diterima, menginginkan diberi tambahan lagi, khususnya di jalan bagian timur menuju Ngadirojo.

“Nanti bentuknya landai dengan ketinggian satu sentimeter. Sebab, dulu waktu dibangun dengan ketinggian lebih dari dua senti, banyak yang protes. Soal panjangnya menyesuaikan kondisi jalan, bisa separuh atau selebar jalan,” ujarnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge