0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Bulog: Kualitas Raskinda Solo Lebih Baik dari Raskin

Kasub Divre Bulog Surakarta, Edhy Rizwan (dok.timlo.net/aris arianto)

Solo —  Badan Urusan Logistik (Bulog) memastikan kualitas beras untuk program beras miskin daerah (Raskinda) adalah beras premium, bukan jenis beras untuk program Raskin. Hal itu disampaikan Bulog menjawab keraguan Walikota Solo, Hadi Rudyatmo terkait kualitas beras Bulog jika nantinya Bulog digandeng sebagai mitra penyaluran raskinda.

“Berasnya itu beras komersial yaitu beras premium, bukan beras PSO yang untuk Raskin dari pemerintah pusat,” kata Kepala Perum Bulog Subdrive III Solo, Edhy Rizwan saat Dihubungi melalui telepon, Jumat (13/9).

Meski demikian, pihaknya masih menunggu kepastian kerjasama dengan Pemkot Solo  ihwal pengadaan beras raskinda. Jika nantinya Bulog digandeng Pemkot, pihaknya menyatakan kesiapannya.

Disinggung keinginan Walikota agar Bulog membeli langsung ke petani, Edhy menyampaikan hal itu sangat dimungkinkan. Pasalnya selama ini, Bulog melakukan pembelian gabah secara langsung ke petani melalui kelompok-kelompok tani.

“Untuk Raskinda ini nanti kami berikan beras stok baru yang kami ambil dari petani di Mojolaban,” jelasnya.

Ditambahkan, pihaknya telah memberikan sampel beras dengan varian harga Rp 7.700 sampai Rp Rp 8.100 kepada Pemkot Solo. Sampel beras tersebut merupakan beras premium jenis C4.

Sementara, Anggota Komisi IV DPRD Solo, Reny Widyawati meminta Pemkot berhati-hati dalam hal menentukan mekanisme pengadaan Raskinda. “Silakan dicari payung hukum yang pas terkait ketersediaan pangan apakah melalui kerjasama dengan Bulog atau mekanisme lelang. Kita kan hanya mengontrol. Teknisnya kan di Pemkot,” ujarnya.

Menurutnya, yang terpenting masyarakat penerima Raskinda menerima kualitas beras sesuai harga beras Raskinda yang ditetapkan Rp 8000 per Kg.

 



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge