0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

PKL Bermobil Alun-alun Utara Solo Disweeping

PKL bermobil di Alun-alun Utara Keraton Solo (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo — Aparat gabungan dari Pemkot Surakarta melakukan sweeping terhadap pedagang kaki lima (PKL) bermobil di kawasan Alun-alun Utara Keraton Kasunanan Surakarta, Kamis (13/9). Tak hanya dari pihak aparat saja, melainkan dari pedagang Pasar Klewer juga ikut mensweeping PKL liar tersebut. Hal itu dilakukan karena PKL yang berada dikawasan tersebut merusak iklim iklim bisnis di kawasan perdagangan.

Aksi sweeping dimulai dari sekitar Alun-alun menuju parkiran Masjid Agung Solo. Sejumlah pedagang bermobil tampak lari berhamburan ketika melihat aparat gabungan yang terdiri dari Satpol PP, Kejaksaan, kepolisian, Dinas Pengelolaan Pasar (DPP) dan Dishubkominfo tersebut.

Kepala Seksi Operasi dan Pengendalian Satpol PP, Bambang MBS mengatakan, sanksi tegas akan diberikan kepada pedagang bermobil sesuai Perda Nomor 3/2008 tentang Pengelolaan PKL dan sejumlah peraturan lain.

“Akan kami jerat dengan ancaman hukuman selama tiga bulan masa kurungan atau denda senilai Rp 50 juta,” terangnya.

Sementara itu, perwakilan pedagang dari Pasar Klewer, Durrotun (36) mengaku bahwa pedagang bermobil di kawasan tersebut sudah sangat meresahkan pemilik kios di Pasar Klewer. Hal itu bermula, saat pedagang mobil yang awalnya hanya sebagai penyuplai pakaian di kios pasar berubah menjadi penjual dengan menggelar lapaknya di kawasan Alun-alun utara. Lebih parahnya lagi, dari pihak aparat juga terkesan lunak saat menindak pedagang bermobil tersebut. Aksi yang dilakukan pedagang bermobil di kawasan Alun-alun utara tersebut sudah lama, bahkan sekitar setahun lebih.

“Terjadi pergeseran dari semula pemasok barang ke Pasar Klewer menjadi penjual langsung ke pembeli. Ini membuat kami yang di dalam pasar rugi karena pembeli lari ke pedagang bermobil. Pembeli memilihnya karena harga jauh lebih murah,” ungkapnya.

Tercatat, sebanyak lima mobil pedagang serta 500 pakaian jadi disita oleh aparat. Dari hasil sweeping yang dilakukan tersebut, aparat akan melimpahkan barang sitaan tersebut ke pihak pengadilan. Hal itu dilakukan untuk memberikan efek jera bagi pedagang di kawasan Alun-alun Utara Keraton Kota Solo.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge