0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

2 Balita di Klaten Terjangkit Virus HIV

KlatenHuman Immunodeficiency Virus (HIV) masih terus mengancam masyarakat Klaten. Berdasarkan data dari Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Klaten, munculnya balita yang mengidap HIV terdeteksi pada tahun 2008, yang diketahui ada satu balita. Tahun 2009 kosong, namun tahun 2010 kembali ditemukan satu balita. Paling banyak balita yang mengidap HIV ditemukan pada tahun 2012 lalu, sebanyak tujuh balita diketahui positif mengidap HIV.

“Tahun 2013 ini kami kembali menemukan balita yang mengidap HIV, ada dua anak. Penyebab masuknya virus HIV disebabkan karena faktor keturunan. Dimana ibu si bayi juga mengidap virus yang sama. dan bayi yang mengidap HIV itu diketahui saat berusia 18 bulan melalui tes khusus,” ungkap Amin Bagus P, salah satu Anggota KPA Klaten kepada Timlo.net, Kamis (12/9).

KPA Klaten merasa prihatin dengan adanya peningkatan jumlah balita yang mengidap HIV. Menurut Amin Bagus saat ini masih banyak wanita yang hamil tidak mengetahui bahwa pada tubuh mereka terdapat virus HIV. Biasanya mereka baru mengetahui saat melakukan pemeriksaan, padahal kondisinya sudah mengandung.

“Kurang terbukanya pasangan juga menjadi penyebab semakin bertambahnya balita yang positif HIV. Biasanya suami atau istri tidak memberitahu jika dirinya terjangkit virus yang dapat menyebabkan penyakit AIDS,” tambah Amin Bagus.

Sedangkan terhadap balita yang mengidap HIV, KPA Klaten terus melakukan pengawasan melalui rumah sakit. Selain itu, berbagai upaya telah dilakukan untuk mengantisipasi penularan virus HIV. Salah satunya gencar dalam mengadakan sosialisasi kepada masyarakat, kemudian membagikan alat kontrasepsi (kondom) secara gratis.

“Kami juga telah membentuk komunitas yang peduli terhadap rekan mereka yang mengidap HIV dan AIDS. Hanya saja masih ada diskriminasi dari masyarakat terhadap mereka yang sudah positif. Karena banyak yang merasa khawatir akan tertular,” imbuh Amin Bagus.



Komentar Anda

loading...
KEMBALI KE ATAS badge