0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Sepekan Ada 3 Kebakaran, Warga Diminta Waspada

Salah satu rumah warga Boyolali yang menjadi korban kebakaran (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Musibah kebakaran dalam sepekan ini terjadi di wilayah Kabupaten Boyolali, seperti di Kecamatan Teras dan Ngemplak, kali ini kebakaran terjadi di wilayah Kecamatan Banyudono. Kebakaran terjadi pada serbuk limbah penggergajian CV Sekawan Kladhi Arga, yang berada di Dukuh Jajar RT 13/04, Desa Kuwiran.

Musibah kebakaran terjadi pada, Kamis pagi sekitar pukul 08.30 WIB serbuk kayu penggergajian yang ada di ruang serbuk limbah kayu milik pabrik terbakar. Api diduga berasal dari percikan blower mesin potong kayu. Mengetahui hal tersebut, para pekerja pun segera berupaya memadamkan api. Namun ternyata api tidak kunjung padam bahkan semakin membesar.

Kapolres Boyolali AKBP Budi Haryanto melalui Kapolsek Banyudono AKP Sutoyo kepada wartawan mengungkapkan, kejadian kebakaran tersebut segera dilaporkan ke Polsek. Selain itu karyawan juga sempat memanggil mobil pemadam kebakaran (Damkar) untuk memadamkan api. Api kemudian baru dapat dipadamkan setelah Damkar tiba sehingga tidak sampai menjalar ke banunan yang lain.

“Tidak ada korban jiwa, yang terbakar hanya serbuk gergajian saja,” ungkap Kapolsek.

Di sisi lain,Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Boyolali, Suyitno mengungkapkan, selama musim kemarau ini sangat rawan terjadi musibah kebakaran. Bahkan dalam sepekan terakhir sudah beberapa kali terjadi kebakaran rumah. Pihaknya meminta masyarakat untuk selalu hati-hati dan waspada untuk mengantisipasi bencana kebakaran.

Kewaspadaan tersebut di antaranya dengan memastikan lingkungan rumah aman dari kerawanan bencana kebakaran, seperti memastikan jaringan lisrik aman dari kemungkinan konsleting. Selain itu juga memastikan api benar-benar padam setelah digunakan untuk memasak, khususnya masyarakat yang masih menggunakan tungku kayu untuk memasak

“Kami himbau kepada masyarakat untuk selalu hati-hati, jangan sampai musibah kebakaran terjadi lagi,” jelasnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge