0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Penembakan Polisi: Sebelum Didor, Pistol Aipda Sukardi Dicuri

Jenasah Aipda Anumerta Sukardi (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Kadiv Humas Polri Irjen (Pol) Ronny F Sompie menegaskan penembak Aipda Anumerta Sukardi dikenai pasal pembunuhan berencana dan pencurian. Sebab berdasarkan rekaman closed-circuit television (CCTV) yang diterima polisi, pelaku mencuri pistol Aipda Sukardi.

“Kita liat dari fakta di lapangan, modus operandi yang dilakukan ini lebih pas kita terapkan Pasal 340 subsider Pasal 338. Jadi pembunuhan yang direncanakan subsider pembunuhan. Dan 365 ayat 4 KUHP pencurian kekerasan yang menyebabkan korban meninggal dunia,” ujar Ronny di Gedung Divisi Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (12/9).

Ronny mengatakan, pasal tersebut berbeda dengan kasus penembakan polisi beberapa bulan terakhir. Kasus penembakan polisi di kawasan Jakarta Selatan dan Tangerang Selatan yang lalu diterapkan pasal pembunuhan berencana.

“Antara kasus terdahulu, yang dialami rekan kami di wilayah perbatasan Jakarta Selatan dengan Tangerang Selatan, kemungkinan berbeda dengan kasus terakhir. Kepolisian selaku penyidikan selalu berdasarkan KUHP dengan penyelidikan,” jelas Ronny.

Ronny belum menjelaskan secara rinci penembakan yang menewaskan polisi ini adalah aksi teroris. Dia berkilah penetapan teroris harus berdasarkan dari motif, saksi dan lain-lain.

“Berdasarkan, aturan KUHP maka fakta dan bukti di TKP juga tempat lain, keterangan saksi, otopsi itu menjadi dasar untuk kita terapkan pasal pidana mana yang cocok dengan kejadian ini. Sementara kita harus fokus kepada motif yang menjadi bagian dari asumsi,” tutupnya. [ded]

Sumber: merdeka.com

 



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge