0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Sidang Ahmad Fathanah, Anis Matta dan Adiknya Jadi Saksi

Presiden PKS, Anis Matta (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Sidang terdakwa kasus suap pengurusan penambahan kuota impor daging sapi dan pencucian uang, Ahmad Fathanah, kembali digelar hari ini. Dalam sidang kali ini, Jaksa Penuntut Umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berencana menghadirkan enam saksi, untuk membuktikan dakwaan pencucian uang.

Dari enam saksi itu terselip nama-nama yang cukup familiar, yakni Anis Matta dan Saldi Matta. Anis adalah Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang menggantikan Luthfi Hasan Ishaaq, sementara Saldi adalah adik kandung Anis.

“Saksi yang kita panggil ada enam, tapi yang datang baru dua. Saldi Matta dan Herman Khalid. Kita juga panggil Anis Matta tapi belum tahu apakah bisa hadir,” kata Jaksa Rini Triningsih saat dikonfirmasi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta, Kamis (12/9).

Pantauan merdeka.com, Saldi dan Herman nampak sudah hadir di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta. Saldi yang mengenakan kemeja lengan panjang motif kotak-kotak warna biru terlihat duduk santai di ruang tunggu saksi. Tak berapa lama, hadir seorang saksi lagi bernama Heri.

Kaitan Anis dan Saldi dalam perkara yang membelit Fathanah lantaran mereka terlibat urusan jual beli sebidang tanah di daerah Pondok Gede, Jawa Barat, serta transfer uang berjumlah miliaran. Awalnya, Saldi dan Anis akan membuat kompleks perumahan model cluster di atas tanah itu. Tetapi, rupanya Fathanah kepincut dan berencana akan membeli tanah milik Saldi itu.

Namun, dalam rumusan dakwaan jaksa penuntut umum, Fathanah dan terpidana kasus korupsi pengadaan perlengkapan belajar-mengajar di Provinsi Kalimantan Selatan, Yudi Setiawan, disebut kerap menggarap proyek di Kementerian Pertanian. Bahkan, jaksa menyebutkan, bocoran proses lelang proyek itu didapat Fathanah dari Anis Matta. [dan]

Sumber: merdeka.com

 



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge