0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tarif Parkir Dinaikkan 4 Kali Lipat, Warga Mengeluh

(ILustrasi) Penertiban parkir (dok.timlo.net/rori)

Sukoharjo — Retribusi parkir di sejumlah lokasi di wilayah Sukoharjo diduga dimanipulasi. Selain pemalsuan karcis, dugaan menaikkan tarif parkir sebesar 4 kali lipat tersebut juga terjadi.

Hal itu menjadi keluhan sejumlah warga dan pengguna jasa parkir akibat tidak sesuai dalam Peraturan Daerah (Perda) yang dimiliki Pemkab Sukoharjo.

Eko, pengguna parkir di salah satu pusat perbelanjaan di Sukoharjo, Rabu (11/9) mengungkapkan, setiap parkir di pusat perbelanjaan tersebut pihaknya diminta membayar tarif parkir antara Rp 1500 hingga Rp 2000 untuk setiap sepeda motor. Tarif itu berbeda-beda setiap harinya. Oleh karena itu, pihaknya mengeluhkan tarif parkir yang terkesan dimanipulasi.

“Kadang-kadang saya diminta Rp 2 ribu. Kadang-kadang cuma di minta Rp 1.500. Jadi kesannya seperti tidak sesuai aturan. Dan tergantung juru parkirnya,” ujar Eko.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Informasi dan Komunikasi (Dishubinfokom) Pemkab Sukoharjo, Bambang Sri Wahono mengatakan, menaikkan tarif parkir tersebut merupakan sebuah pelanggaran. Terlebih hingga membuat karcis palsu.

Sesuai amanat Perda No 6 tahun 2007, tentang retribusi tempat khusus parkir dan Perda No 7 tahun 2007 sudah diatur besaran tarif parkir kendaraan untuk roda dua hanya Rp 500.

“Jadi jika ada yang menarik parkir dua ribu itu jelas pelanggaran. Kami tidak mengetahui jika ada yang menarik parkir 4 kali lipat,” ujarnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge