0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Bila Tak Kunjung Mendapat Respon dari PSSI

Persis Solo Terancam Bubar?

Skuad Persis Solo LPIS selesai latihan. (Dok.Timlo.net/ Aryo Yusri Atmaja)

Solo — Laskar Sambernyawa Persis Solo yang bermain di kompetisi Divisi Utama LPIS, kini nasibnya berada di ujung tanduk. Ya, manajemen Persis Solo LPIS mengklaim siap membubarkan diri sebelum kompetisi rampung, bila Komdis PSSI masih tak menggubris soal status Persis.

Awal persoalan ini adalah ketika Persis diputuskan oleh Komdis PSSI telah didiskualifikasi atau dengan status non-peserta sebelum bertanding melawan PSS Sleman tengah pekan lalu. Persis dinyatakan diskualifikasi karena dianggap telah melakukan walk out (WO) lebih dari satu kali.

Namun, keputusan Komdis PSSI pun disambut dingin oleh Persis. Bahkan Persis bersikeras meminta PSSI merevisi kembali vonis diskualifikasi. Menurut Manajer Persis LPIS, Joni Sofyan Erwandi, Persis memang mencatatkan sekali kekalahan WO yakni saat harus melawat ke Persifa Fak-Fak.

“Kami sudah menekankan kepada PSSI melalui operator liga (LPIS). Bahwa Persis hanya terkena WO sekali saat melawan Persifa Fak-Fak. Untuk melawan Persemalra, jelas tak bisa dihitung WO, karena tim Maluku itu dianggap sudah bubar di waktu sebelumnya,” bebernya, Rabu (11/9).

Sementra menanggapi jadwal tiga pertandingan tersisa, yakni jumpa PSBI Blitar, Persekap Pasuruan, dan Persenga Nganjuk, Joni masih belum bisa memastikan timnya untuk laga tersebut. Pasalnya, sama sekali belum ada persiapan khusus, bahkan sang pelatih Widyantoro sudah lebih dahulu mengundurkan diri.

“Semuanya baru bisa mendapat jawaban setelah ada kejelasan dari PSSI. Bila Persis lolos dari diskualifikasi, otomatis tim segera berlatih. Tapi, kalau tetap terkena diskualifikasi, lebih baik membubarkan diri saja,” pungkasnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge