0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dinkes Boyolali: Rawan Terkena Penyakit

Kemarau Panjang, Warga Dilarang Minum Air Sungai

Warga yang kekeringan di Boyolali mencari air bersih di belik (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Masyarakat di daerah kekeringan dihimbau untuk tidak mengkonsumsi air sungai. Pasalnya, air sungai yang terkontaminasi sangat rentan berbagai penyakit. Seperti diare,kolera dan typus. Dinas Kesehatan akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat didaerah kekeringan, terutama wilayah Boyolali Utara, untuk tidak mengkonsumsi air sungai.

Kepala Dinas Kesehatan Boyolali, Yulianto Prabowo, pihaknya saat ini terus melakukan pemantauan dengan melibatkan puskesmas di daerah kekeringan. Diakui, musim kemarau ini, banyak masyarakat yang tidak mampu membeli air gallon atau air tangki swasta, mengandalkan air sungai untuk mencukupi kebutuhan air bersih, minum dan mck.

“Air sungai yang dikonsumsi tanpa penyaringan yang tepat sangat rentan penyakit, kalaupun terpaksa mengkonsumsi, sebaiknya dilakukan penyaringan dengan menggunakan media pasir dan batu, itupun juga harus direbus hingga mendidih,” ungkap Yulianto ditemui di ruang kerjanya, Rabu (11/9).

Langkah ini lanjut dia, diharapkan dapat meminimalisir terjangkitnya penyakit gangguan perut. Meski demikian, pihaknya kembali berharap supaya masyarakat tidak mengkonsumsi air sungai mengingat kerentanan terjangkitnya berbagai macam jenis penyakit.Pihaknya menghimbau masyarakat lebih baik memenuhi kebutuhan air bersih untuk konsumsi dengan membeli air tangki atau air galon. Sementara air dari sungai dapat dimanfaatkan untuk keperluan lain seperti mencuci, mandi, ataupun keperluan lainnya.

Diakui, bagi warga miskin tentunya akan kesulitan jika harus membeli air bersih. Antisipasinya, masyarakat dapat mengajukan bantuan air bersih ke Pemkab Boyolali, PMI, ataupun ke Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) Surakarta. Di sisi lain, Dinkes juga meminta masyarakat supaya menjaga hidup bersih, di antaranya tidak buang air besar di sungai karena bisa mencemari lingkungan.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge