0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Oktober, 17.259 Keluarga Miskin Solo Terima Raskinda

Anggota Komisi IV DPRD Solo, Renny Widyawati (dok.timlo.net/daryono)

Solo —  Mekanisme pengadaan beras miskin daerah (Raskinda) senilai Rp 2,1 miliar diputuskan melalui lelang. Saat ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Solo sedang menyiapkan materi lelang pengadaan beras agar Raskinda dapat disalurkan sesuai jadwal, Oktober mendatang.

Kepala Kantor Ketahanan Pangan (KKP) Solo, Basuki Anggoro Heksa mengatakan, semula pengadaan Raskinda direncanakan melalui mekanisme penunjukkan langsung dengan menunjuk Badan Urusan Logistik (Bulog). Hanya saja setelah dilakukan kajian aturan yang ada, mekanisme penunjukkan langsung tidak dimungkinkan.

“Komisi IV (DPRD Solo) menyarankan untuk pengadaan Raskinda menggandeng Bulog. Namun, setelah Petugas Pembuat Komitmen (PPKom) mencermati Peraturan Presiden (Perpres) No 70 pasal 38 ayat 5, penunjukan langsung tidak memungkinkan,” katanya kepada wartawan, Rabu (11/9) di Balaikota.

Disebutkan dalam Perpres tersebut, pengadaan barang dengan penunjukan langsung dimungkinkan untuk barang yang ditetapkan pemerintah seperti Pertamax atau solar. “Untuk beras tidak masuk dalam catatan Perpres tersebut. Dengan demikian, melihat besaran anggaran, pengadaan Raskinda dengan penunjukan langsung tidak memungkinkan meskipun sebenarnya Walikota menginginkan pengadaan langsung dengan membeli beras langsung ke petani,” terangnya.

Heksa melanjutkan, saat ini, pihaknya tengah menyiapkan proses lelang agar penyaluran Raskinda kepada 17.259 rumah tangga sasaran dapat dilakukan tepat waktu. “Saat ini persiapan lelang dan proses memasukkan materi lelang ke Unit Layanan Pengadaan (ULP). Karena ini harus maraton sehingga Oktober sudah mulai penyaluran,” urainya.

Terpisah, Anggota Komisi IV DPRD Solo, Reny Widyawati menyampaikan dari rapat kerja Komisi IV dengan KKP diketahui Raskinda dibagikan ke penerima secara gratis. “Mekanismenya dengan menggunakan kupon. Tiap RTS menerima beras 5 Kg dengan kualitas premium yang harga di pasarannya seharga Rp 8.000,” jelasnya



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge